Minggu, 14 Juli 2013

Apa yang Orang Lain Katakan?

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- SENIN, 15 JULI 2013

Apa yang Orang Lain Katakan?

Kesaksian Singkat

"Berbagai usaha sedang dijalankan untuk membagikan satu bagian Kitab Suci kepada setiap orang yang belum diinjili di Timur Tengah. Alkitab merupakan sesuatu yang baru dan menyegarkan bagi orang-orang Kristen di negara-negara Muslim. Mereka tidak memiliki latar belakang Kristen, maka ketika mereka mendengar berita itu, hal tersebut sangat mengagumkan dan mengubahkan hidup mereka. Khususnya, ini berlaku di kawasan pedusunan yang lebih miskin, namun tidak sedemikian halnya di kota-kota besar, yang telah dilanda materialisme. Ketika orang mendengar kebenaran dari Alkitab, mereka ingin sekali memegang erat dan hidup dengan sepenuh hati bagi Tuhan. Itulah sebabnya, kami sebagai orang-orang Kristen yang masih baru, merindukan (kebenaran) dan sangat membutuhkan Alkitab."

"Di sini, di Timur Tengah, kami menyaksikan lebih banyak orang datang kepada Tuhan dibanding tahun-tahun yang lalu. Dan, kebanyakan tanpa banyak keterlibatan 'dari kami'. Kami sangat bersukacita atas apa yang Tuhan sedang lakukan di dunia Muslim, dan kami dapat melihat bahwa banyak sekali doa yang telah dipanjatkan, dan Tuhan sedang bekerja bagi kita."

"Seorang teman pernah memberi saya Injil Yohanes. Pada pasal pertama, saya membaca bahwa Yesus, Sang Mesias, adalah Anak Domba Tuhan. Karena itu, saat itu juga sebuah misteri di dalam jiwa Islam tersingkapkan. Saya mengetahui bahwa jutaan binatang yang kami korbankan pada ziarah tahunan merupakan suatu tanda yang menunjuk kepada Sang Mesias, yang adalah Anak Domba Tuhan yang dikorbankan."

"Teman saya, seorang Muslim, akhir-akhir ini mulai membaca Perjanjian Baru. Tiba-tiba, ia menjadi begitu senangnya ketika membaca silsilah Yesus. Saudara tahu bagian yang saya maksudkan, itulah 17 ayat pertama dari pasal 1, yang bagi kebanyakan orang dari dunia Barat cenderung untuk diloncati. Bagi seorang Muslim, ayat-ayat tersebut sangat penting, sebab ayat-ayat itu berbicara tentang keluarga dan sejarah. Dengan begitu, Injil Matius menjadi sah, dapat dipercaya, dan tentunya sangat menarik. Kemudian, ia ingin secepatnya mengenal siapakah gerangan Yesus Kristus, anak Daud, dan anak Abraham tersebut. Sekarang ini, ia aktif membantu dalam menjalankan sebuah pelayanan penting untuk menjangkau orang-orang Muslim di sebuah negara 'yang tertutup'."

"Saya bebas! Saya telah menemukan bahwa tidak ada perbandingan/kesejajaran antara kekristenan dan Islam. Dahulu, saya memiliki begitu banyak aturan dari Alquran dan Hadis yang wajib diikuti. Sekarang, saya memiliki sebuah relasi yang baru dengan Tuhan. Sungguh, betapa berbedanya."

Tidak ada komentar: