Selasa, 27 Juni 2017

PERANCIS: BERDOA BAGI MEREKA YANG MENGANIAYA KAMU

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- MINGGU, 25 JUNI 2017

PERANCIS: BERDOA BAGI MEREKA YANG MENGANIAYA KAMU

Dalam beberapa tahun terakhir, Perancis telah menjadi korban dari beberapa serangan teroris berdarah yang terinspirasl oleh ekstremisme Islam. Beberapa serangan ini jelas terarah, seperti pembunuhan terhadap para seniman/artis majalah Charlie Hebdo, atau pengunjung supermarket halal, dan pengunjung di sebuah konser rock, dan tentu saja pembunuhan mengejutkan terhadap seorang pendeta Katolik ketika sedang dalam pelayanan Misa. Adapun serangan-serangan lainnya tertuju pada siapa saja tanpa pandang bulu, yang mengorbankan nyawa umat Islam serta Kristen. Kafe-kafe trotoar telah diberondong dengan peluru, dan orang-orang yang tidak bersalah ditabrak truk. Ini akan menjadi sebuah kebohongan jika dikatakan bahwa hal ini tidak akan mengakibatkan guncangan jiwa yang mendalam dan memuakkan. Padahal, pada awalnya, secara nasional ada sikap solidaritas dan rasa persatuan yang besar, bahkan sikap simpati terhadap orang Muslim non-ekstremis yang tinggal di Perancis. Meski begitu, sejalan dengan serangan yang terus terjadi, maka ada tanda-tanda bahwa toleransi yang luar biasa dari orang-orang Perancis tersebut semakin menipis. Tentu saja, memang seperti itulah yang diharapkan oleh para teroris.

Para pemimpin Kristen di Perancis mengingatkan kita: "Kepada orang Kristen, yang tinggal bertetanggaan dengan orang Muslim dan sesama warga negara Perancis, kita harus kembali pada kata-kata Yesus dalam Matius 5:44: 'Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu, sehingga kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga.'"

Tantangannya adalah bagaimana menghadapi kebencian dengan cinta. Kepada setiap wanita berjilbab atau pria Afrika Utara yang berpapasan dengan kita di jalan, pandanglah mereka dengan rasa cinta di hati, bukan dengan sikap penolakan. Jika kita bingung, kita harus tahu bahwa orang-orang Muslim yang tidak melakukan kekerasan bahkan lebih bingung dari kita. Cinta-kasih berarti berusaha untuk memahami mereka, dan berdoa agar Tuhan akan menjamah hati mereka. Di Perancis, kami hidup bersama dengan lebih dari 4,5 juta orang Muslim. Tuhan telah menempatkan mereka di depan pintu rumah kami.

Mari kita berdoa:

- Yesus berkata, "Jika kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu?" Berdoa untuk orang-orang Kristen yang ada di Perancis, dan yang ada di semua negara yang terkena dampak ekstremisme agar mereka dapat meneladani ajaran Kristus untuk mengasihi musuh kita.

- Untuk orang-orang Muslim yang terlibat di dalam, atau sedang berpikir untuk terlibat dalam kegiatan teroris. Yesus berkata bahwa kasih dan doa berjalan bersama-sama -- itulah yang merupakan tujuan dari panduan ini.

- Untuk para korban kekerasan dan untuk kebijaksanaan pemimpin pemerintah. Tujuan dari terorisme adalah menebar kebencian dan perpecahan. Lebih dari yang sebelumnya, saat ini kita membutuhkan pemimpin yang bisa memimpin dengan bijaksana.

Tidak ada komentar: