Jumat, 17 Oktober 2014

"Jangan Lagi Membunuh, Jangan Mencuri, Jangan Lagi Berdusta."

KESAKSIAN

"Jangan Lagi Membunuh, Jangan Mencuri, Jangan Lagi Berdusta."

Saya bertemu dengan Abdullah yang berasal dari Asia Selatan. Ia melatih para pelaku bom bunuh diri bagi Al-Qaeda. Sembari kami minum teh, ia menceritakan kepada saya tentang sebuah mimpi yang ia dapatkan dari sepuluh tahun sebelumnya. Dalam mimpi itu, ia sedang dalam penerbangan di sebuah pesawat dalam rangka misi bunuh diri. Tiba-tiba, Yesus menampakkan diri kepadanya, merentangkan tangannya, dan memeluk Abdullah, serta berkata kepadanya, "Jangan ada lagi pembunuhan. Jangan ada lagi pencurian. Jangan ada lagi kebohongan." Pada keesokan harinya, ia bertanya kepada teman-temannya mengenai arti mimpi itu. Semua mengatakan mimpi itu datang dari setan. Abdullah tidak yakin akan hal itu. Ia berhenti bekerja untuk Al-Qaeda. Ia berusaha mencari dan mengikuti kursus Alkitab melalui korespondensi. Pelajaran pertama tentang Sepuluh Perintah Allah berbunyi, "Jangan membunuh. Jangan mencuri. Jangan berdusta." Abdullah berkata kepada saya, "Saya rasa saya telah berada di jalan yang benar." Ia ingin mengetahui lebih banyak lagi, maka seorang teman yang lain membawanya kepada seorang utusan Injil setempat. Setelah membaca Alkitab selama beberapa tahun, ia berkomitmen menyerahkan hidupnya kepada Kristus. Sekarang, Abdullah menceritakan tentang pengharapan yang ia miliki di dalam Yesus kepada orang-orang Muslim dengan sukacita.

Tidak ada komentar: