Minggu, 03 Februari 2008

Poko Doa Misi Februari 2008

Eropa
Ada gerakan doa syafaat dari “Gerakan Ethnê ke Ethnê” buat suku-suku terabaikan
di Eropa Timur dan Eurasia, pada bulan Maret 08. Info: ethne@ethne.net - www.ethne.net.
Jerman (82,5 juta), Ibukota Berlin (3,4 juta), agama: Kristen 33%, Katolik 33%, tanpa agama 28%, aga­ma Islam 3,8%, yang berasal dari berbagai negara. Doakan pelayanan radio Kristen – TWR – yang memberitakan Injil 24 jam sehari tujuh hari seminggu lewat pemancar radio, kabel dan internet. Kel. Jakob Octavianus, YPPII/WEC mem­beritakan Injil di antara orang imigran dan di Asia Tengah. Kel. Pdt. S. Obadja melayani di Gereja Misi Indonesia (GMI) di Frank­furt. Ada perintisan pekabaran Injil.
KM LOGOS HOPE di pelabuhan Kiel/Jerman. Semua ruangan dalam kapal harus disiapkan, agar kapal ini menjadi cocok untuk pelayanan di pelabuhan-pelabuhan sedunia. Masih banyak tenaga sukarelawan diperlukan yang bisa membantu da­lam mengatur kapal ini, untuk ini diperlukan berbagai keahlian, agar pekerjaan di dalam kapal akan lekas selesai dan pelayanan bisa dimulai. Minta TUHAN agar pekerja dipanggil dan datang di Kiel, tambahan awak kapal juga diminta.
Albania (3,1 juta), Ibukota Tirana (0,4 juta), agama: Islam 70%, Ortodoks 22%, Katolik 16%, Kris­ten 0,25% (20 000 orang). Kebebasan agama makin baik dan gereja-gereja bertumbuh dengan baik. Doakanlah perintisan. Masalah besar: Di negara ini ada anak-anak yang hidup di jalan dan mencari kehidupan lewat minta-minta. Sebagian besar anak-anak yang terlantar berasal dari suku Roma.
Moldavia (4,2 juta,), Ibukota Chisinau (0,6 juta), agama: Ortodoks 70,4%, Katolik 5,8%, Kristen 3,2%. O.M. sudah membuka pusat kegiatan baru. Bapak Butje L. bersama isterinya, (O.M. Indonesia) terlibat sebagai tata usaha d­an dalam berbagai pelayanan bersama tim O.M. setempat.
Ukraina (46 juta), Ibukota Kiew (2,7 Juta), agama: Ortodoks 55%, Katolik 15%, Kristen 3,2%, tanpa agama 20%. Sdr. Endri Sulaksono, O.M. Indonesia, melayani di O.M. Ukrai­na di kota Rievne.
Rusia (142 juta), Ibukota Moskow (10,4 juta), agama: Ortodoks 41%, Katolik 1%, Kristen 0,7%, Islam 15%, Budhis 0,7%, Animis 1%, tanpa agama 31%. Ekonomi membaik, tetapi hanya sebagian kecil penduduk bisa menikmati kemajuan dalam standard hidup. Rekaman Siberia sudah merekam 12 kesaksian di Buryatia dalam bahasa setempat, sekarang ini rekaman ini harus disiapkan, supaya bisa diedarkan. Rekaman Injil Siberia sudah menargetkan 34 bahasa direkam cerita Injil, agar mereka bisa mendengar berita keselamatan dalam bahasa mereka sendiri. Di Siberia orang asli tidak senang de­ngan bahasa Rusia, untuk mengjangkaui mereka harus dipakai bahasa mereka sendiri. Banyak orang kecanduan minuman keras, setahun 36 000 mati, karena minuman keras (mung­kin jumlah sebenarnya lebih besar). Di musim dingin sering ada orang yang mati kedinginan, karena mereka mabuk mereka meletakkan diri untuk tidur di mana saja. Ada banyak kejahatan, karena itu penjara-penjara kelewatan penuh, di situ banyak penghuni mati karena berbagai penyakit. Dalam surat kabar dan majalah bahasa Rusia sering dicetak bagian Alkitab dan penjelasan tentang Firman TUHAN atau renungan, sejak 1990 sudah dalam 2,5 milyard exemplar koran. Para Navigators melayani di Vladiyostok. Dari situ mereka mau menjangkau suku-suku Buryat, Yakut, Evenk, Chukchi, Koryak, Nanai dan sekian suku lain di daerah Siberia. Seorang penginjil yang mengedarkan Alkitab mau mengunjungi desa-desa dari suku Chanten dan Mansen di daerah Sibiria. Selama musim dingin perjalanan lebih gampang, karena sungai dan danau penuh dengan es dan bisa dilewati. Di daerah ini sedikit jembatan dan hubungan laut dengan kapal juga jarang, dalam musim es para penginjil dan perintis bisa masuk keluar pulau-pulau yang sulit dijangkaui pada musim panas.
Di negara bagian Mari El (0,8 juta) tinggal suku Mari 43%, orang Rusia 47%, dan orang Tatar. Orang Mari biasanya orang Animis yang menyembah pohon dan gunung. Penduduk Mari El meng­anggap bahwa orang Injili merupakan satu sekte yang bahaya. Orang Mari penuh dengan frustasi, banyak orang bunuh diri, 120 kali lebih banyak daripada negara bagian sebelah Selatan. Sudah buku-buku Kristen dalam bahasa Mari disiapkan, agar lewat ini mata mereka dimelekkan, lalu mau me­ninggalkan cara lama yang tidak beruntungkan, terima Yesus dan terima damai dalam hati.
Doakan beberapa proyek penerjemahan Alkitab ke dalam sekian bahasa Kaukasus.
Afrika
Gerakan doa syafaat dari “Gerakan Ethnê ke Ethnê” buat suku-suku terabaikan di
Afrika Barat dan Tengah, pada bulan Februari 08. Info: ethne@ethne.net - www.ethne.net.
Guinea Bissau (1,6 juta), Ibukota Bissau (0,4 juta), agama Islam 48%, Animis 42%, Katolik 7%, Kristen 2,5%. Sekolah Alkitab di Ntchumbe sudah memulai dengan satu program dua tahun pelajaran jarak jauh khusus buat majelis yang tidak bisa mengikuti program empat tahun. Bapak Pdt. Titus Dima, WEC, meng­ajar pagi dan sore setiap hari Senin hingga Jumat dan Saptu/Minggu pe­layanan pemuda serta pelayanan jemaat. Bapak Isak Hattu, AME Brazil, membantu di Youth Center se­lama dua bulan. Awal bulan Februari datang satu team medis dan pelatih guru sekolah minggu dari Brazil di Ingore, mereka akan kembali bersama Bapak Isak Hattu ke Brazil. Ibu Ritha M., WEC, mengajar di Sekolah Alkitab, di situ dipakai bahasa Portuges, karena itu persiapan makan banyak waktu, karena dalam pelayanan biasanya dipakai bahasa Kreol. Di desa perintisan ada beberapa orang yang sedang disiapkan untuk akan dibaptis. Film Yesus sudah diputar dalam bahasa setempat. Tiga kali seminggu kunjungan ke desa orang fokus tidak sia-sia, karena sudah ada beberapa anak muda yang berkata, ”Sekarang saya tahu bahwa Yesus mati untuk dosa saya”. Ibu Salomi T., WEC, melayani di daerah Cacine, khusus di antara suku-suku ter­abaikan di daerah itu, yaitu Nalu & Susu. Selama Natal dan Tahun ia bisa mengurus paspor baru di Senegal dan sekaligus libur. Pemuda Jonatan, guru Sekolah Minggu, tetap aktif mengajar F.T. di antara anak-anak. Sejak dua tahun dia melatih dua orang remaja lain untuk ganti dia di Cacine, ia rencana merintis pelayanan SM di desa lain.
The Gambia (1,5 juta), Ibukota Banjul (0,2 juta), Agama: Islam 89%, Animis 6,3%, Katolik 2,6%, Kristen 1%. Suku-suku terutama: Mandinka, Wolof, Fula, Balanta, dan Jola, yang beragama Islam. Di kota Brikama, enam wanita dari empat suku mempelajari Firman TUHAN secara bersama. Berdoalah agar mereka bertumbuh dalam iman. Penerjemahan PL ke dalam bahasa Mandinka sudah hampir selesai, tetapi sekarang ini ada banyak halangan dalam mengerjakan bagian terakhir. Doakanlah!
Guinea (9,2 juta), Ibukota Conakery, hampir semua penduduk beragama Islam. Suku Jahanke (26,000) 100% beragama Islam, hanya dua atau tiga orang yang sudah menjadi Kristen.
Djibouti (0,8 juta), agama utama Islam. Negara di Afrika Timur. Suku-suku utama Afar (36%) dan So­­mali (45%). Ada beberapa kelompok orang Afar dan So­­mali yang mempelajari Firman TUHAN bersama. Di klinik Kristen makin banyak orang yang menderita AIDS datang, mereka memer­lukan perhatian khusus, karena itu jumlah pasien hampir tidak bisa ditangani. Perlu tambahan tenaga.
Ethiopia (74,3 juta), Ibukota Addis Adeba (3 juta), agama: Ortodoks 57%, Islam 31%, Kristen 20%, Animis 3%. Puji Tuhan atas pertumbuhan gereja di Ethiopia, tahun 1960 jumlah orang Kristen hanya 200 000, pada tahun 2000 sudah menjadi 12 juta. Proyek Sheba dari Rekaman Injil Ethiopia sudah bisa merekam cerita Injil ke dalam 20 bahasa, untuk tahun 2008 mereka mau lebih banyak lagi.
Eritrea (4,5 juta), agama: Islam 51%, Ortodoks 40%, Katolik 4,6%, Kristen 1,5% (Injili 20 000 orang), Animis. Negara ini sudah menjadi negara yang termasuk paling keras menyiksa orang Kristen. Karena belum ada per­obahan, jangan berhenti berseru, agar 2000+ tahanan Kristen di­kuatkan.
Afrika Selatan (47 juta), Pretoria (2 juta), Cape Town (2,9 juta). Bible League me­mulai pelayanan di antara suku-suku Xhosa, Sotho, Tsonga. Gereja-gereja di Pretoria menyeleng­garakan Mission Fest Pretoria (Pesta Misi) pada tanggal 14-16 Feb. 2008. Pray40! Africa: Dari jam 19:00 tanggal 15.2. s/d jam 11:00 tanggal 17.2. 40 jam non-stop didoakan suku-suku terabaikan sedunia. Younger Leaders Gathering (pemimpin muda) di Johannesburg untuk membahas ugensi pe­rintisan di antara suku-suku terabaikan. Bapak & Ibu Pdt. N. Rajagukguk (WEC Indonesia) sudah melatih selama empat tahun mahasiswa dan menyiapkan mereka untuk pelayanan di antara orang fokus. Sekarang ini Pak Nim memusatkan diri dalam mengajar di sekolah teologia lagi, di samping ini Pak Nim juga studi part time di uni dan memberitakan Injil di situ. Di Afrika lebih gampang bicara dengan orang fokus daripada di Indonesia. Mereka juga memimpin satu kelompok orang China yang sudah bertobat.
Timur Tengah dan Afrika Utara
TV Kristen SAT-7 dalam bahasa Arab ditonton di semua negara berbahasa Arab, tetapi juga di luar Timur Tengah, misalnya juga di Swedia. Di salah kota kecil 10 orang Arab melalui TV ini percaya kepada Kristus dan mulai satu jemaat baru dalam bahasa Arab. Juga di negara-negara lain di Eropa ada orang bertobat karena menonton SAT-7, Puji TUHAN. Program selain lewat Satelit bisa juga diikuti lewat Internet: www.sat7.com (bahasa Arab) dan www.sat7.org (bahasa Inggris).
Maroko (31 juta), Ibukota Rabat (1,4 juta), agama 99% Islam, Katolik 0,3%. Masyarakat bangga bahwa negara mereka merupakan salah satu pusat pelajaran agama Islam di dunia ini.
Aljazair (33,7 juta), Ibukota Algiers (3 juta, Ratusan orang Kristen tinggal di Ibukota), penduduk orang Arab 70%, orang Berber 25%, Touareg 3%, agama Islam 99,6%, orang Kristen k.l. 70 000 orang. Sebagian besar orang Kristen di negara ini berasal dari suku Berber-Kabile yang tinggal dalam pe­gunungan. Diharapkan bahwa semua Kristen lokal menjadi terang untuk masyarakat luas. Ke­giatan Kristen sangat dibatasi dengan ancaman denda dan penjara yang tinggi.
Mesir (75 juta), Ibukota Kairo (16 juta), agama: Islam 86%, Koptik 10%, Kristen 0,8%. Orang Koptik di Mesir merupakan kelompok Kristen terbesar di Timur Tengah. Gereja Koptik sudah berdiri 2000 tahun dan tetap hidup, meskipun ratusan tahun tekanan. Di negara ini hidup satu juta orang pengungsi dari Sudan, mereka dalam keadaan yang prihatin, tidak ada satu hak yang melindungi mereka, pelayanan medis kurang betul, tidak ada sekolah umum buat anak-anak mereka.
Sudan (38,5 juta), Ibukota Khartoum (4,8 juta), agama: Islam 70%, Katolik 5%, Kristen 10%, Ani­mis 15%. Daerah Dafur – Sudan Barat – sudah menderita karena perang antara pemberontak dan gerombolan Arab, lebih dari 200 000 orang sudah menjadi korban dan paling sedikit dua setengah juta orang sudah mengungsi di negara sendiri atau ke luar negeri, termasuk Chad. Sekarang ini satu kiriman Alkitab tiba di daerah itu. Dahulu orang setempat tertutup terhadap Injil, sekarang ini karena penderitaan mereka menjadi terbuka dan mau mendengar berita Injil. Jawaban doa syafaat.
Israel (6 juta), agama: Yahudi 81,4%, Islam 14,5%, Druze 1,6%, Katolik 1,3%, Ortodoks 0,8%, Kristen 0,2%, suku: Yahudi 79%, Arab 20%. Karena pengungsi dari Sudan di Mesir menderita, mereka mencoba melarikan diri ke Israel, sudah 350 orang berhasil masuk secara ilegal. Mereka dianggap sebagai pelintas negara dari negara yang bermusuhan lalu dipenjarakan. Jalur Gaza (1,3 juta), Pa­les­tina (3 juta, Islam 95+%, Kris­ten ber­­­bagai aliran 1-2%, 1967 masih 12%). Bagian Barat dikuasai oleh Fatah, Jalur Gaza dikuasai oleh Hamas, Hamas dan Fatah adalah bermusuhan, tidak ada hubungan lagi di antara kedua gerakan. Masyarakat umum baik di Israel maupun di Palestina rindu damai.
Suriah (19,5 juta), Ibukota Damaskus (2,5 juta), agama: Islam 87,5%, Druze 3%, Katolik 3,9%, Or­todoks 4,9%, Kristen 0,2%. Juga termasuk 7% aliran Alawi. Aliran Alawi dianggap dari orang Islam sebagai bidat. Satu masalah besar: Sudah 2 juta orang Iraq mengungsi ke Suriah, karena mereka mencari keamanan. Berdoalah, bahwa pemerintahan tidak mengirim mereka kembali.
Iraq (24,5 juta), Ibukota Baghdad (4,8 juta), orang Arab 75-80%, orang Kurdi 15-20%, orang Asyur dll 5%, agama Islam 97% (aliran Syiah 62%, aliran Sunni 35%), Katolik 1%, Ortodoks 0,5%, Kristen 0,05%. Sebenarnya orang Kristen memiliki hak untuk berbakti secara bebas, tetapi karena kekerasan dan ancaman sudah tigaperempat orang Kristen melarikan diri dari negara ini. Dahulu pernah ada 650 000 penduduk menjadi anggota salah satu aliran gereja. Jangan berhenti berseru kepada Yesus: Sayang, sampai kini tidak ada tanda bahwa kekerasan berdarah mau berhenti, rata-rata setiap hari 120 orang sipil terbunuh, belum dihitung orang militer. Sudah 2,3 juta orang mengungsi ke luar negeri, seperti Jordania, Suriah dan banyak negara lain, karena kekerasan dalam negeri.
Orang Kurdi (4 juta) hidup di bagian Utara di Iraq, agama utama: Islam dalam berbagai aliran, Kristen 200 orang. Puji TUHAN, makin lama orang Kurdi tertarik oleh Injil. Para pemberita Injil memerlukan hikmat, bagaimana membina mereka yang sudah dijamah oleh berita Injil. Daerah otonom Kurdi sampai sekarang cukup aman, tetapi juga sekali-kali sudah ada peledakan bom. Pertikaian antara orang Kurdi dengan Turki belum reda, sudah jatuh korban jiwa di dua belah pihak.
Qatar (0,7 juta) Ibukota Doha (0,3 juta), agama: Islam. Orang Islam tidak boleh pindah agama. Hanya satu orang di antara lima penduduk lahir di negara ini, yang lain ada pekerja dari India, Iran, Pilipina, Afrika, Eropa dan negara-negara lain. Sedikit orang Qatar sudah menjadi Kristen, di antara orang asing diperkirakan 8% orang Kristen, mereka boleh berbakti secara bebas.
Yaman, (20 juta), Ibukota Sana’a (1,3 juta), agama Islam (62% Sunni, 37% Syiah), 200 orang Kristen, sebagian masih tersembunyi. Doakan pelayanan medis Kristen dalam negara ini, gerak-gerik mereka terbatas, karena kurang aman. 8% dari penduduk mendengarkan radio Kristen dari luar negeri. Ada 60 juta pucuk senjata api di tangan penduduk (jual-beli), ribuan orang pernah ikut pe­rang di Afghanistan, sekarang ini mereka membawa filsafat dari situ. Berdoalah bahwa pe­merintah tidak menjadi kendor mengejar teroris dalam negara ini. Di daerah pegunungan masih ada kelompok teroris bergerak. Perjalanan dalam negara ini kurang aman.
Arab Saudi (27,6 juta, termasuk 5,6 juta orang asing), Ibukota Riyadh (2,8 juta), agama Islam, sedikit orang Kristen secara diam-diam. Satu juta orang Pilipina bekerja di negara ini, sebagian besar orang Pilipina adalah orang Katolik. Meskipun percaya kepada Kristus dilarang keras dan dihalangi de­ngan banyak cara, jumlah orang Kristen bertambah sedikit demi sedikit. Kalau ketahuan seorang Saudi percaya kepada Kristus, ia diancam dihukum mati. Terpaksa mereka harus berbakti secara diam-diam di tempat tersembunyi. Injil Kristus diberitakan lewat kesaksian pribadi, buku, Alkitab, kaset, video, radio, CD, DVD, dan TV satelit. Berdoalah orang Kristen yang dipenjarakan, agar mereka tetap dalam iman akan Kristus, malah memberitakan Injil kepada penghuni lain di penjara. Mempunyai Alkitab sudah dianggap sebagai pidana, kalau ketahuan dipenjarakan. Ada hadiah untuk mereka yang melaporkan kepada yang berwajib kelompok orang yang berdoa bersama dalam nama Yesus. Apakah yang berwajib takut akan doa orang Kristen?
Iran (69 juta), Ibukota Teheran (8 juta), agama Islam 98%, Ortodoks Armenia 0,2%, Kristen 100 ribu orang, jumlah ini meningkat terus, karena orang kecewa dengan agama mereka sendiri. Para penginjil yang berjalan memberitakan Injil ini memerlukan perlindungan khusus. Majemuk suku bangsa, dari 65 suku bangsa hanya 8 suku mempunyai beberapa orang percaya, yang sisanya masih menunggu kedatangan Firman TUHAN untuk mereka. Ada tugas yang luas yang belum terselesai.
Turki (74 juta), Ibukota Ankara (3 juta), Istanbul (10 juta), agama: Islam 99,8% berbagai aliran dan dicampuri dengan berbagai kepercayaan kebatinan, okultisme, dan tahyul. Suku bangsa: Turki 78%, Kurdi 18%, Arab 1,8%, Cerkessen 0,5%, Tatar (5 juta), Zaza (2 juta), dan sekian suku lain. Orang Kristen Injili jumlah bertambah sedikit menjadi 3500 orang. Hanya ada di 15 propinsi dari 80 propinsi ada satu jemaat Kristen, yang biasanya masih kecil. Orang Kristen Turki dan para Hamba TUHAN seterusnya memerlukan dukungan doa syafaat dari umat Kristen sedunia. Ancaman terhadap orang Kristen dan pemberitaan fitnah dan cerita dusta tentang gereja meningkat lagi. Kawanan pembunuh orang Kristen sedang di pengadilan, rupanya masih lama samapai ada vonis. P.T. “Meshur“ mem­punyai izin resmi untuk mengedarkan PB, Alkitab dan bagian Alkitab di mana saja. Sudah dibuka 70 Depot Alkitab sebagai cabang P.T. “Meshur“. ”Penerbit Hidup Baru“ sudah menerbitkan lebih dari 100 judul buku Kristen di Turki, pergumulan bagaimana semua buku yang sudah diterbitkan bisa sampai ke tangan masyarakat umum. Satu kesempatan yang baik adalah pameran buku umum, di mana Lembaga Alkitab Turki dan penerbit-penerbit Kristen mengambil bagian. Cukup banyak orang mampir di stan dan membeli Alkitab, Perjanjian Baru atau buku-buku Kristen, yang tidak membeli sesuatu paling-paling mendapat satu dua surat selebaran dengan cerita Injil. Masih tetap ada pertikaian antara orang Turki dengan orang Kurdi dan seterusnya jatuh banyak korban jiwa.
Doakan Mauritania (2,6 juta), Tunisia (9,7 juta), Libia (5,6 juta), Lebanon, (4,5 juta), Jordania (4,8 juta), Kuwait (2,7 juta), Bahrain (1 juta), Uni Emirat Arab (3 juta), Oman (3 juta), Iran (69 juta), agar masyarakat di negara-negara ini dapat ke­sempatan hidup tenteram dan Injil bisa diberitakan antara mereka dengan jelas, agar mereka bisa memperoleh pengetahuan akan ke­be­nar­an dan kesela­matan, lihat 1 Timotius 2:1-8.
Asia Selatan dan Tenggara
Afghanistan (30 juta), Ibukota Kabul (3 juta). Agama Islam secara radikal, tidak ada satu agama lain yang diizinkan. Sayang, tetap terus-me­nerus ada kekerasan, tembak-menembak, pem­boman. Jangan ber­hen­ti berseru untuk damai dalam negara ini. Doakan masyarakat yang menderita!
Pakistan (160 juta), Ibukota Islamabad (0,9 juta), agama: Islam 97%, Hindu 1,5%, Katolik 0,5%, Kristen 1%. Negara ini sudah melewati banyak kekacauan karena politik, puncak pembunuhan dari pemimpin oposisi Benazir Bhutto. Sesudah itu banyak pembunuhan antara kelompok. Dalam kekacauan juga orang Kristen ikut dihantam, meskipun mereka tidak ada bagian di dalam pertikaian.
India (1,2 milyard), Ibukota Delhi (11 juta), Agama: Hindu 81%, Islam 13%, Budhis 0,8%, Sikh 1,1%, Katolik 1%, Kristen 1,5%, dll. 65% dari penduduk bisa membaca, ini merupakan satu tantangan besar untuk menyiapkan literatur dalam puluhan bahasa, agar mereka yang bisa membaca bisa men­dapatnya. Biasanya yang tidak bisa membaca mempunyai di keluarga seorang yang bisa mem­baca dan mereka minta literatur dibacakan. “Undang-undang orang tidak boleh pindah agama“ makin diperlakukan dalam negara-negara bagian, sekarang ini di Chattisgarh, Orissa, Madhya Pradesh dan Arunachal Pradesh, lalu Himachal Pradesh yang paling baru. Doakanlah masalah ini!
Di negara bagian Karnataka dua pendeta dan seorang Kristen dipukuli sampai mereka terlukai, sesudah itu mereka dibawa ke stasion polisi dan ditahan, tetapi tidak diberikan pengobatan. Baru sesudah seorang pemimpin polisi datang mereka bisa pergi dan mencari pengobatan.
Di negara bagian Orissa Natal 2007 satu massa orang radikal menghancurkan 165 gedung gereja, 2000 orang yang sedang berbakti dipukuli, enam orang dibunuh, 600 rumah orang Kristen dirusak.
Di negara-negara bagian Uttar Pradesh dan Uttaranchal hidup 173 juta. Gereja Kristus masih kecil betul, hanya 230,000 orang dari seluruh penduduk; sayang di antara mereka 80-90% nominal saja.Di India bukan main banyak bahasa: Rekaman Injil India mau merekam cerita Injil ke dalam 1200 bahasa dalam negara ini pada tahun 2020. Sudah direkam cerita Injil di 400 bahasa dari 1600 bahasa yang ada dalam negara ini. Masih lebih banyak perekam diperlukan untuk mengerjakan hal ini, mintalah dan doakanlah! Daftar bahasa-bahasa di India: http://globalrecordings.net/country/IN.
Doakan penginjilan dan perintisan jemaat baru di daerah-daerah kumuh oleh Friendship Center India di Mumbai dan di Pune yang dipimpin oleh Bapak & Ibu Pdt. J. & P. Gladstone, (YPPII), www.friendshipcentre.org. Jemaat-jemaat tetap bertumbuh, meskipun ada banyak tekanan dari luar, tahun 2006 dibaptis 700 orang, tahun 2007 300 orang. Tujuan untuk tahun 2008 antara lain: 10 jemaat baru dan 15 penginjil baru dilatih. Dua asrama untuk anak-anak yang terlantar, dengan 48 puteri dan 22 putra. Rencana memperluas kompleks asrama, agar bisa terima sampai 400 anak terlantar.
Bangladesh (145 juta), Ibukota Dhaka (11 juta, banyak di antara mereka tinggal di daerah kumuh), agama: Islam 87%, Hindu 12%, Animis 0,6%, Budhis 0,6%, Kristen 0,3%, Katolik 0,2%. Bulan November penduduk di negara ini menderita lagi dengan angin keras yang datang dari lautan, 2300+ meninggal dunia, banyak harta benda rusak. Bulan September penduduk sudah pernah menderita luar biasa karena semua sungai banjir, separoh dari negara ditutupi dengan air. Pada tanggal 14.12.2007 sudah tamat 28 mahasiswa dari sekolah tinggi teologia CDC, mereka sudah terjun di lading TUHAN, khusus dalam perintisan. 29 mahasiswa baru sudah mulai pada tanggal 21 Januari.
Nepal: (24 juta), Ibukota Kathmandu (0,6 juta), agama: Hindu 80%, Budhis 10%, Islam 4,5%, Kristen 1,9% (l.k. 500 ribu). Sebelum 1960 tidak ada orang Kristen bisa tinggal di negara ini, sekarang ini sudah ada kebebasan agama, tetapi meskipun demikian masih sulit memberitakan Injil kepada ma­sya­rakat umum. Seterusnya berdoa, agar persetujuan damai antara pemerintahan dan Maois bertahan. Perlu ada saling pengertian antara semua suku, parpol, pemerintah, dan gerakan Maois. Kel. Sammy dan Phoebe Han, Navigator: Membina orang Kristen agar mereka menjadi melalui kehidup­an murni satu saksi hidup. Mereka memimpin kelompok PA buat laki-laki dan wanita, sering anggota kelompok menjadi pembina buat orang lain lagi. Pak Sammy memberi kuliah dalam program Master kepada mahasiswa yang ter­baik dalam negaranya. Pertengahan 2008 mereka kembali ke Indonesia dan akan mengajar di universitas asal lagi yang sampai kini mengutus mereka ke Nepal selama 14 tahun. Kel. Dr. Budhi dan Ully, Navigator, akan datang ke Nepal dan akan menggabungkan diri dengan kelompok Navigator setempat. Visa untuk orang asing dipersulit.
Sri Langka (20 juta), Ibukota Colombo (1 juta), agama: Budhis 71%, Hindu 12%, Islam 8%, Katolik 5,5%, Kristen 1,5%. Suku-suku utama: Singalese, Tamil, Moor. Sejak tahun 2002 sudah terjadi 160 serangan terhadap gedung gereja-gereja. Perang saudara sudah menjadi hangat lagi. Akhirnya lagi ada tembak-menembak dan peledakan bom. Sejak 1983 sudah jatuh 75000 korban jiwa. Anak-anak diculik dan dipaksakan menjadi prajurit di barisan pemberontak. Anak-anak ini menderita luar biasa.
Laos (6,1 juta), Ibukota Vientiane (0,7 juta), Budhis 58,7%, Animis 33%, tanpa agama 5,1%, Islam 1%, Katolik 1%, Kristen 1%, hanya agama Budhis dan Animis diperbolehkan. Pemerintahan tetap paham komunis, semua agama lain, apa lagi kepercayaan akan Yesus dianggap ilegal.
Kamboja (14,8 juta), Ibukota Phnom Penh (1,5 juta), agama Budhis 85%, Animis 4,3%, Islam 3,9%, Kristen 400 000. Kel. Heryanto & Susie, Na­vigator, membantu orang mis­­­­­­­kin lewat salah satu LSM. Kel. Suyatno, Navigator, bisa berinteraksi de­ngan orang Kamboja dan beritakan Injil kepada mereka di warung Bengawan Solo. Sdr. Heru membantu dalam pelayanan di warung.
Vietnam (86 juta), Ibukota Hanoi (2,3 juta), Ho Chi Minh City (7 juta), tetap paham komunis. Aga­ma Budhis 55%, Katolik 5%, Kristen 0,8 juta. Meskipun orang Kristen dianiaya, tetapi khusus di pe­gunungan jemaat Kristen bertumbuh. Kuasa TUHAN jauh lebih besar daripada kuasa pemerintah.
Pilipina (87 juta), Ibukota Manila (1,7 juta), agama: Katolik 83%, Islam 8%, Protestant 7,5%, dll. Kel. Pdt. Mekkie Famdale, YPPII, memimpin GKI-P di Manila, anggota jemaat terutama mahasiswa Indonesia yang studi di Manila, karena sebagian besar anggota jemaat mahasiswa sering ada fluktuasi anggota jemaat. Ibu Ria Zebua, OMF, me­la­yani di antara orang Manobo, lewat sekolah umum, seminar, TK, dan memutarkan film. Pelatihan Guru-guru Sekolah Minggu 5 kali berturut-turut. Secara keseluruhan ada 35 peserta. Separoh dari jumlah ini tidak kembali sesudah ikut pelatihan satu kali saja. Dibutuhkan peserta tetap selama 5 kali berturut-turut, supaya materi pelajaran bisa di­pelajari seluruhnya. Bck sedang cuti di Indonesia. Doakanlah orang Sama!
Thailand (66,2 juta), Ibukota Bangkok (7 juta), agama: Budhis 92%, Islam 4%, Kristen 1,6%. Karena tipuan atau kemiskinan orang terpaksa menjadi pekerja sex. Berdoa, agar TUHAN memanggil orang Kristen yang bisa membantu mereka, agar mereka keluar dari jerat ini. Di bagian Selatan tinggal orang Melayu yang beragama Islam. Di daerah ini Injil tetap diberitakan, meskipun ada kerusuhan yang berdarah. Hampir setiap hari ada tembak-menembak atau peledakan bom. Rekaman Injil Thailand sudah menjalin hubungan dengan suku-suku Chong, Nyaw, Nyeu, Phunoi, Saek, Tonga, Ugong, Mpi, Moken, and Yoy, tahun ini mereka mau merekam cerita Injil ke dalam bahasa-bahasa mereka. Kel. Nara bersyukur kepada TUHAN atas semua perlindungan di tengah-tengah kekurang­amanan. Mereka membina orang Kristen di daerah mereka, yang biasanya tinggal di berbagai tempat, agar mereka bisa bertumbuh dalam iman. Orang Kristen sering terisolir.
Timor Leste (1 juta), Ibukota Dili (50 ribu). Agama: Katolik 90%, Kristen 4%, Islam 1%. Sebagian besar orang Katolik lebih yakin dengan roh-roh arwah daripada Allah, mereka biasanya di rumah ada berhala. Tetap ada kete­gang­an politik. Di kota Dili sering ada kemalingan dan penodongan. Tolong berdoa bahwa negara ini akan terlepas dari para pengacau. Tim WEC sudah membuka pusat pelayanan anak dan pemuda/i, yaitu Esperanca Projekt. Kakak Thelly melayani dalam Esperanca Projekt. Di dalam proyek ini dilayani anak-anak dan pemuda/i. Sangat diperlukan tambahan tenaga yang mempunyai satu beban memberitakan Injil antara mereka yang masih jauh dari Yesus.
Malaysia (27 juta), Ibukota Kuala Lumpur (2,2 juta), agama: Islam 55%, Budhis 29%, Hindu 7%, Kristen 4%, Katolik 3,5%. 61% dari penduduk adalah orang Melayu, Suku-suku lain: China, Tamil, Iban, Banjar Melayu, Minangkabau, Indonesia, Tausug dan lain-lain. Doa­kan Kel. Sim memimpin dua jemaat. Kel. Pdt. Seken Bangun men­jangkaui orang berasal dari Pilipina, Malaysia, dan Indonesia di Kota San­dakan. Kel. Pabian-Melisa berbeban untuk menjangkau suku-suku terabaikan di Vietnam Rencana mereka tahun ini akan pindah ke Vietnam untuk belajar bahasa Vietnam di situ.
Asia Tengah
Azerbaijan (8,5 juta), Ibukota Baku (2 juta). Agama Islam (sebagian besar aliran Shia) 80%, Kristen 0,1% (termasuk 7-8000 orang Azari). Sudah tiga tahun orang bisa menelpon dengan nomor tertentu dan mereka mendengar satu berita Injil selama tiga minet. Dalam upacara tiga tahun mereka mendengar sekian kesaksian dari para pendengar yang diberkati lewat proyek telepon ini. Doakan pelayanan lanjutan di antara orang peminat. Doakan alat komputer dan program harus di-up-grade. Satu media lain ada web-site dengan Firman TUHAN dan banyak bahan Kristiani lain yang bisa membantu mereka yang mencari kebenaran. Semua yang sudah pernah me­ngirim e-mail sudah mendapat ucapan Natal lewat e-mail, ada beberapa yang berterima kasih atas perhatian ini. Di Inggris ada satu jaringan doa yang mendoakan khusus orang Azari dan pelayanan di antara mereka.
Kirghizstan (5,2 juta), Ibukota Bishkek (0,9 juta), agama Islam 78%, Ortodoks 5%, tanpa agama 13%, Kristen 1%, orang Kirghiz asli yang Kristen 5 000 orang. Kel. Pdt. Mex & Josina Gaspersz, WEC: Bapak Mex tetap mengajar sebagai guru komputer di salah satu sekolah, di samping ini ia mengajar bahasa Inggris. Persekutuan tetap diadakan secara rutin di sekian desa. Acara ini tidak bisa diadakan secara bersama, karena tekanan oleh masyarakat. Puji TUHAN, mereka sudah bisa sewa rumah de­ngan pemanas sentral. Kel. P. Hengkesa, YPPII, memelihara 6 anak asuh dan melayani dalam jemaat Logos. Ibu Pdt. Heidy Tangkere, YPPII, tetap melayani di je­maat Antiokhia di kota Bishkek. Tolong doakan juga kesehatan Ibu Heidy, bahwa ia terlindungi dari serangan Iblis. Sekarang ini semua pelayan di negara ini menghadapi lagi musim dingin, apa lagi selama bulan Februari dan Maret masih ada banyak salju dan es. Perjalanan lebih sulit dan berbahaya.
Uzbekistan (25,3 juta), Ibukota Tashkent (2,2 juta), agama: Islam Sunni 88%, Ortodoks 8%, Kristen 0,3%, yang suku Uzbeki, 10 ribu. Suku-suku terabaikan: Uzbeki (21 juta), Tajiki (1,3 juta), Kazakhi (1,1 juta), Tatar (0,7 juta), Karakalpak (0,5 juta), Kirghiz (0,3 juta), Turkmen (0,2 juta), dan lain-lain. Negara ini menjadi daulat dari Uni Sovyet pada tahun 1991. Sejak waktu itu negara ini dipimpin Islom Karimov, sebagai orang satu-satunya. Sesuai peraturan ada pidana kalau dikatakan sesuatu melewan presiden. Doakan dia, agar ia bertobat. Kegiatan orang Kristen sangat dibatasi dan ada banyak tekanan dari yang berwajib. Alkitab dan literatur Kristen sangat dibutuhkan, tetapi tidak boleh dicetak. Semua literatur Kristen harus dicetak di Kirghizstan dan secara diam-diam dibawa ke sini.
Tajikistan (6,3 juta), Ibukota Dushambe (0,6 juta). Agama Islam 89%, tanpa agama 9%, Ortodoks 1,2%. Kristen 0,03%. Hanya 10-15% yang beragama Islam mempraktekkan Islam, biasanya mereka mengikuti semacam kebatinan. Suku-suku terabaikan: Tajiki, Kazakhi, Uzbeki, Kirghiz, dan Tatar. Puji TUHAN, 1992 hanya dua tiga orang Tajiki dikenali sebagai orang Kristen, sekarang ini sudah menjadi 400 orang Tajiki, selain di negara ini, juga ada negara lain. Kel. I & M, O.M. Indonesia, mem­bantu dalam tugas dan pelayanan satu LSM sosial/CADA. Obat bius heroin yang dihasilkan di negara tetangga Afghanistan dibawa lewat negara ini ke Rusia. Bahaya untuk penduduk negara ini.
Kazakhstan (15,1 juta), Ibukota Astana (0,7 juta), kota Almaty (1,2 juta), Agama Ortodoks 39 %, Is­lam 56%, Kristen 2%. 10 000 orang percaya dari suku Kazakhi. Karena negara ini luas betul, masih sangat diperlukan perintis jemaat baru, khusus di kota kecil dan di pedesaan. Sampai kini hampir semua orang percaya dari suku Kazakhi tinggal di kota besar. Pemerintah berjanji mau memelihara HAM. Majalah Kristen anak SCHARAPAT sudah mengedar selama satu tahun dan masuk sampai ke desa-desa terpencil. Pelayanan mahasiswa Perkan­tas setempat mengadakan satu program "AIDS awareness program", karena masalah AIDS berkembang. Lewat program ini diharapkan para maha­siswa dihindari dari serangan penyakit mati ini.
Turkmenistan (4,9 juta), Ibukota Ashkhabad (0,4 juta), Agama: Islam 92%, Ortodoks 2%, non-agama 5%, dalam sepuluh tahun jumlah orang Kristen Turkmen mulai dari nol menjadi l.k. 500. Suku-suku terabaikan: Turmen, Uzbeki, Kazakhi, Tatar, Azari dan lain-lain. 80% dari negara ini gurun pasir dan gunung, tetapi kekayaan sumber alam (gas bumi dan minyak tanah) tidak dimanfaatkan, maka negara ini tetap miskin. Dalam penginjilan tetap banyak kesu­sah­an!
Asia Utara & RRC
Jepang (128 juta), Ibukota Tokio (12 juta), agama: Shinto/Budhis, Kristen 0,4%. Berdoa bahwa Roh Kudus melunakkan hati orang Jepang, agar mereka mau membuang tradisi lama dan meng­gantikan dengan percaya akan Kristus. Para perintis sudah mulai menanam satu jemaat baru di Kyoto Aino, mereka memakai cara pembagian surat selebaran, pengajaran bahasa Inggris dan Korea dan kontak pribadi untuk memberitakan Injil di antara masyarakat. Bapak & Ibu Pdt. Wenny A. Tuegeh merintis pelayanan di antara orang Indonesia dan menggembalakan jemaat bahasa Indonesia.
Korea Utara (23 juta), Ibukota Pyongyang (2,7 juta). Agama: Non-agama 64.3%, yang lain 18%, Animisme 16%, Kristen (secara diam-diam) 1.7%. Semua agama dilarang keras, meskipun dalam UUD dijamin kebebasan percaya. Orang Kristen dianggap musuh negara. Diperkirakan sudah 50 000 – 70 000 orang Kristen ma­suk kamp kerja paksa dan menderita luar biasa, sebagian di antara mereka sudah meninggal dunia, karena kekurangan makanan dan obat-obatan. Perbatasan antara Korea Utara dan RRC sedikit terbuka. Ada satu badan orang Korea yang tinggal di RRC yang memberitakan Injil kepada orang dari Korea Utara yang datang di RRC. Sesudah mereka bertobat, mereka diajari bagaimana mereka bisa memberitakan Injil di negara sendiri dan memimpin jemaat-jemaat secara sembunyi. Meskipun tiga gedung gereja resmi di Pyongyang, namun tidak ada kebaktian di situ.
RRC, (1,3 milyard), Ibukota Beijing (12 juta), Shanghai (13,4 juta), agama: ateis 59,1%, agama-agama tradisional 17%, Budhis 8% (bertambah terus), Animis 2,4%, Islam 2,4%, Katolik 1%, Kristen 9+% (kira-kira 120 juta?). Tekanan terhadap orang Kristen meningkat terus-menerus, di mana-mana ada orang Kristen yang ditahan. Pemerintah rupanya takut bahwa orang Kristen selama Olimpiade akan memprotes tentang tekanan terhadap orang Kristen China, dan pemda kuatir dan menduga orang Kristen asing akan menghasut orang Kristen setempat untuk membuat protes, karena itu yang berwajib mencari orang Kristen asing yang dekat dengan orang Kristen setempat, sekarang ini sudah 100 orang Kristen asing diusir. Dikuatirkan bahwa makin banyak akan diusir. Jangan mundur dari doa syafaat buat orang Kristen yang menderita.
Doakan seminar-seminar pelatih guru sekolah minggu. Diharapkan bahwa lewat ini makin banyak pelatih bisa dilatih dan menjadi mampu, agar mereka bisa menyiapkan dan membina guru sekolah minggu di jemaat-jemaat. Anak-anak memerlukan berita Injil dengan jelas dan sejak dini hari.
20+ jaringan gereja-gereja rumah sudah terdiri di negara ini. Mereka merupakan gereja asli yang sudah disucikan melalui banyak tekanan dan kesusahan. Di gereja-gereja ini ada doa yang hidup, kebangunan rohani, kehidupan yang sederhana, dan teologia berpusat salib dan kebangunan Kristus.
Kekurangan Alkitab merupakan satu masalah yang tidak pernah diatasi, meskipun Alkitab yang dicetak dalam negara sendiri secara resmi dan juga secara sembunyi, meskipun ini tidak pernah cukup. Juga kurir membawa Alkitab dari luar, tetapi ini juga tidak bisa mengisi kekurangan. Petobat baru sangat memerlukannya, polisi juga sering merampas Alkitab. Tolong berdoa, agar lebih banyak Alkitab dan buku Kristen bisa disapkan buat puluhan juta Kirsten yang sangat membutuhkannya, agar mereka bisa bertumbuh dalam iman akan Kristen. Ada jemaat pe­dalaman yang memiliki hanya satu dua kitab Alkitab saja yang mereka saling dipinjamkan di antara mereka.
Gk sedang belajar Bahasa Mandarin demi rencana pelayanan untuk masa depan. Perlu ketabahan!
Tibet (2,7 juta), Ibukota Lhasa (0,2 juta), Agama: Budhis-Lamais (aliran Bon dengan okultisme), 80%, Kristen 0,2%, Ateis. Suku-suku utama dari rumpun Tibet: Amdo, Khampa dan Lhasa, salah satu sub-grup: Golok. Injil diberitakan di seluruh daerah antara suku-suku dari rumpun Tibet dan lambat laun orang terbuka untuk mempelajari kebenaran surgawi dan akhirnya mengikuti jalan benar.
Hong Kong (6,9 juta), Agama: agama China 67%, tanpa agama 18%, Kristen 10%, Moslem 1,5%. Kel. Pdt. Arys Illu, YPPII, GMKIH, pelayanan perintisan, penggembalaan dan penginjilan (metode EE) di Hong Kong. Untuk pelayanan perintisan di Macau masih diperlukan seorang pelayan tambahan. Kel. Pdt. Johan K., dan Kel. Murdianto, CTN, melayani Gereja Misi Indonesia Hong Kong (GMIH), http://www.gmih.org/. Jemaat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Sudah disewa ruangan lebih besar (150 tempat duduk), jemaat mau berbakti tanpa didesak-desakkan.
Negara-negara lain
Meksiko: (108 juta), Ibukota Mexico City (23 juta), agama: Katolik 90%, Kristen 7%. Bapak Pieter dan Ibu Marni Tarigan, YPPII, tinggal di Juxtlahuaca, Oaxaca dan melayani suku Triqui. Sedang orang setempat disiapkan untuk pembaptisan yang direncanakan untuk bulan April. Orang Triqui rata-rata mempunyai banyak anak, sampai 12 anak. Sayang, anak-anak ini tidak begitu dibina dan mereka dibiarkan, apa mereka masuk sekolah atau tidak. Berdoa, agar makin banyak orang mem­buka diri untuk terima Injil. Tetap ada masalah yang serius dengan visa mereka, tolong doakan.
Brasil: (174 juta), Agama: Katolik 70%, Protestant 15,7%. Ibu Margaretha N. Adiwardana me­megang AME. Pdt. Suadi Adiwardana meng­gem­balakan gereja Indonesia di kota São Paulo.
Suriname: (450 000), Kel. Pdt. Suryanto Tasman melayani di jemaat PUAS (Paguyupan Urip Anyar Suri­na­me) di antara keturunan orang Jawa. Ada perintisan baru di daerah Kampon Kecil.
KM LOGOS II sesudah berlabuh di Kiel/Jerman, sudah berangkat menuju ke pulau-pulau Karibik untuk memperkenalkan buku-buku di situ, karena penduduk di situ haus literatur, tetapi sulit mendapatnya. Selama menunggu KM LOGOS HOPE disiapkan KM LOGOS II melayani di Rotterdam, Belanda s/d 6.2., Hamilton, Bermuda, 20.2.-3.3., Freeport, Bahamas, 22-28.2., Nassau, Bahamas, 19.-31.3., rencana bahwa KM LOGOS II selama enam bulan di Karibik.
Fiji (0,9 juta), Ibukota Suva (80 ribu), agama: Kristen 43%, Katolik 11%, Hindu 38%, Islam (Sunni dan Shia) 7,5%, bidat 2%. Bahasa resmi: Inggris, Fiji, Hindustani. Orang Fiji asli biasanya Kristen (97,2%), sayang, sebagian di antara mereka mencampuri Injil dengan ilmu sihir. Sangat di­per­lukan satu pelayanan yang meluas di antara orang keturunan India (Hindu 70,7%, Islam 17,9%) dan juga ada yang berasal dari China. Doakanlah perintisan Injil di negara ini.
K.M. DOULOS mengunjungi sampai bulan April Papu Nugini: di Lae, s/d 19.2., Rabaul, 21.2.-4.3., Alotau, 6.-17.3., Port Moresby, 20.3.-9.4., Alotau, 10.-18.4. Marta Wahyudi, David Hing­koil, dan Ershinta, O.M. Indonesia, me­layani di atas kapal ini. Mereka bekerja di atas kapal dan juga meng­ambil bagian dalam pelayanan di pelabuhan-pelabuhan.
Australia (19 juta): Suku bangsa: Eropa 93%, Asia 5%, Aborigin 1,5%. Kel. Pdt. Salomo Bangun, (YPPII, Gereja Indonesia Darwin): Penggembalaan dan perintisan di tengah-tengah orang Indonesia dan di antara orang dari suku-suku bangsa lain, termasuk orang Aborigin setempat.
Seluruh dunia
Recordings International (GRN) berusaha merekam cerita Injil ke dalam kaset dalam semua bahasa dan dialek dunia ini. Sampai kini mereka sudah merekam 5700+ bahasa, sam­pai tahun 2020 mereka mau me­rekam 4300 bahasa baru, agar menjadi 10.000 bahasa dengan rekaman cerita Injil. Tahun 2008 ini mereka mau merekam 200 bahasa baru yang disponsori badan P.I. dan banyak bahasa lain. Perlu tambahan tenaga perekam buat bahasa yang belum direkam, berdoalah, agar tenaga bisa direkrut.
Di INTERNET ada berhubungan 3 milyard komputer di seluruh dunia. Ada banyak home-page yang memberitakan kabar baik di banyak bahasa seperti bahasa Arab, Indo­nesia, Inggris: www.soon.org.uk, www.the-good-way.com/inz/. Dalam bahasa Inggris ada satu handbook misi on-line baru: Missiopedia: www.momentum-mag.org/wiki/. Siapa saja boleh ikut memberi penulisan­nya. Bacalah! Sistem program sama dengan Wikipedia, hanya isinya berhubungan dengan tema misi.
Masih ada 6 000 suku terabaikan. Satu jejaring doa mendoakan suku-suku ter­abai­kan sedunia. Info: ethne@ethne.net, www.ethne.net, gcni.org/pray40/resources/bulletinserts.html.
Orang Kristen Afrika akan ber­kumpul selama 40 jam di Pretoria/Afrika Selatan untuk mendoakan semua suku bangsa terabaikan pada tanggal 15 -17 Februari 2008, dukunglah mereka.
300 orang Kristen ber­kumpul dalam konperensi MANI pada tanggal 18 s/d 22 Feb. di Pretoria di Afrika Selatan untuk membahas bagaimana suku-suku terabaikan bisa dijangkaui. Dukunglah!
AIDS ngeri, sedang 40 juta orang di seluruh dunia terinfeksi, kalau tidak berhenti perkembangan ini di tahun 2010 bisa menjadi 100 juta orang. Mendoakan mereka yang terinfeksi dan prevensi.
Dukungan Misi dalam negeri
Berdoalah, bahwa dari Indonesia jauh lebih banyak misionaris dipanggil dan bisa diutus; dan jumlah persekutuan doa misi meningkat yang didirikan khu­sus mendoakan pelayanan di luar negeri antara suku-suku terabaikan dan para misionaris yang melayani di antara mereka.
Semua berita, fakta, dan informasi dalam buletin ini merupakan po­kok-pokok doa dan pokok syukur, meskipun hanya sekali-kali disebut­kan berdoalah! Pakailah janji-janji Firman TUHAN dalam doa syafaat. Berdoalah dengan keyakinan. Siapa memerlukan pe­tun­juk tentang doa syafaat buat suku-suku terabaikan dapat me­nulis kepada PD Timotius, kami akan mengirimnya.
Fifth Indonesian Cross Cultural Conference (ICCC) diselenggarakan pada tanggal 8-11 Juli 2008 di Hongkong. Peserta: yang berbeban untuk pelayanan lintas budaya di antara suku-suku terabaikan dan orang-orang yang berdoa buat misi. Info: Di Indonesia: Pendeta Hendra Gunawan - email: hendra@iccm-hg.org atau hendra_gunawan_bestari@hotmail.com; yang lain: iccc@gmih.org.
Pokok doa tentang pelayanan di suku-suku terabaikan di berbagai daerah dunia bisa mendapat lewat “Global Prayer Digest”, ada edisi e-mail: subscriptions@global-prayer-digest.org, gratis.
Tolong doakan mereka yang sudah dipanggil TUHAN, dan yang sudah siap menjadi misionaris di antara suku-suku terabaikan. Mintalah bahwa jemaat-jemaat mau men­dukung (1 Tawarikh 29:9-14), mendoakan (Kolose 4:3), dan mengutus para misionaris (Kisah Para Rasul 13:1-3) dengan sukacita!
O.M. Indonesia (Obor Mitra, Operation Mobilisation) tetap mencari orang yang siap diutus ke ladang TUHAN di dunia ini dan di kapal P.I.nya. Koordinator: Kel. Pdt. Bagus Surjantoro. Alamat surat: PO Box i-195 UKSW, Salatiga 50711A, Tel/Fax: 0298-322843, e-mail: bagus@linkmail.org.
Badan Pengutus Lintas Budaya (BPLB) mengutus tenaga P.I. untuk perintisan baru di Asia Timur. Alamat: P.O. Box 25559, Jakarta 10025, Tel.: 021-426 4459, e-mail: .
Sending WEC INDONESIA siap mengutus para misionaris ke suku-suku terabaikan di negara-negara lain, supaya jemaat baru da­pat dirintis antara mereka. Setiap dua bulan diter­bitkan majalah misi Terang Lintas Budaya dengan berita yang menarik dan informasi yang luas dari ladang penginjilan di luar negeri. Di samping ini ada surat doa misi bahasa Indonesia, Inggris, dan Jerman dalam bentuk cetak dan e-mail. Majalah misi, kartu doa, brosur “Siapakah Sending WEC Indo­nesia”, dan surat-surat doa bisa dipesan: Sending WEC Indonesia, Kotak Pos 217 WR, Sidoarjo 61256, Tel.: 031-8531343, HP: 0815-5511750, E-mail: indosb@linkmail.org. Website baru: www.wecindonesia.org. Doa­kan pe­mim­pin Pdt. Max dan Pdt. Desta Ay, staf kantor, dan mereka yang mau meng­gabung­kan diri dengan tim WEC International dalam pelayanan perintisan jemaat baru di luar negeri.
K dan O: Selama masa Natal mereka sudah mengundang kawan-kawan dari suku fokus ke rumah untuk mengadakan perayaan Natal berturut-turut, setiap malam hanya beberapa orang saja.
Ibu Pdt. Me­li P.: Visanya berlaku sampai Januari 2008, perlu visa baru. Ia sudah pindah ke tempat lebih tinggi di pegunungan. Ia mau khusus memperhatikan anak-anak yang susah dan terlantar.
Ibu Yenny H. teruskan studi lanjutan da­lam bi­dang konseling di Amerika, dua mata kuliah yang terakhir s/d 28.2. dan persiapan wisuda 1-2 Mei 2008, untuk masa depan lebih siap untuk pelayanan. Dia perlu tempat praktek di luar kampus selama 1 tahun. Rencana kembali ke Indonesia akhir April 2009 dan berangkat ke tempat pelayanan sesudahnya.
Buletin Pokok Doa Timotius ini bisa dipesan di alamat PD Timotius, PO Box 12 IKIP, Malang 65145. Buletin edisi e-mail bisa dipesan: immanuel-d@web.de. Buletin ini boleh diphotocopy/diper­banyak, agar semua peserta Persekutuan Doa Misi mendapat satu exem­plar, ini menolong dalam doa, kalau pokok doa ada secara tertulis di tangan para pendoa. Bahan ini boleh dikutip di warta gereja, di buletin doa lain dsbg, khusus buat pendoa lain. Kami menghargai semua dukungan doa buat kami.
Kiranya TUHAN menguatkan dan memberkati Bapak/Ibu/Saudara/i dalam semua tugas.
PD Timotius

Tidak ada komentar: