Sabtu, 27 Mei 2017

More GREAT REVIVAL QUOTES

More GREAT REVIVAL QUOTES
-Sermonindex.net

"What a man is on his knees before God in secret, that will he be
before men: that much and no more." -Fred Mitchell

"Whether we like it or not, asking is the rule of the Kingdom. If you
may have everything by asking in His Name, and nothing without
asking, I beg you to see how absolutely vital prayer is." -C. H. Spurgeon

"Prayer - secret, fervent, believing prayer - lies at the root of all
personal godliness." -William Carey

"There is absolutely no substitute for this secret communion with
God. The public Church services, or even the family altar, cannot
take the place of the 'closet' prayer. We must deliberately seek to
meet with God absolutely alone..." - Gordon Cove

"Prayer meetings are dead affairs when they are merely asking
sessions; there is adventure, hope and life when they are believing
sessions, and the faith is corporately, practically and deliberately
affirmed." - Norman Grubb

"I want deliberately to encourage this mighty longing after God.
The lack of it has brought us to our present low estate. The stiff
and wooden quality about our religious lives is a result of our lack
of holy desire. Complacency is a deadly foe of all spiritual growth.
Acute desire must be present or there will be no manifestation of
Christ to His people. He waits to be wanted. Too bad that with
many of us He waits so long, so very long, in vain." - A. W. Tozer

"Out of a very intimate acquaintance with D. L. Moody, I wish to
testify that he was a far greater pray-er than he was preacher.
Time and time again, he was confronted by obstacles that seemed
insurmountable, but he always knew the way to overcome all
difficulties. He knew the way to bring to pass anything that needed
to be brought to pass. He knew and believed in the deepest depths
of his soul that nothing was too hard for the Lord, and that prayer
could do anything that God could do. " - R. A. Torrey.

"All great soul-winners have been men of much and mighty prayer,
and all great revivals have been preceded and carried out by
persevering, prevailing knee-work in the closet." - Samuel Logan Brengle

Missionary dodged gunfire to rescue girl trapped in rubble

Iraq: Missionary dodged gunfire to rescue girl trapped in rubble

By Mark Ellis, Senior Correspondent for ASSIST News Service
David EubankMOSUL, IRAQ (ANS - May 24, 2017) -- An American missionary braved ISIS gunfire to rescue a teenage girl trapped for three days under the rubble of her home in war-torn Mosul.
David Eubank, the founder of Free Burma Rangers (FBR), helped lead the daring rescue effort, which was captured in a video uploaded to YouTube on May 15th.
Eubank, a former U.S. Army Special Forces and Ranger officer, leads FBR, which helps oppressed ethnic minorities in Burma, Kurdistan and Sudan.
In 2015, FBR began missions to northern Iraq, sharing the love of Jesus, providing medical training on the front lines, doing children’s programs in the IDP camps –helping Kurds and Yazidis oppressed by ISIS.
In this rescue mission, 17-year-old Rahab was trapped under fallen concrete for three days, her leg crushed and life ebbing away due to blood loss and starvation.
Freeing girl in MosulOn the video, gunfire can be heard as Eubank and his team move near her home, in an area controlled by ISIS.
A bomb blast apparently caused Rahab’s home to collapse, trapping her under large blocks of concrete.
As they got close to the collapsed house, Eubank prayed for protection in Jesus’ name.
Assisted by firefighters and the Iraqi army, they moved equipment close to the girl and began working to dislodge huge chunks of concrete on top of her.
Photo captions: 1) David Eubank. 2) The girl being freed. 3) Mark Ellis with ANS founder, Dan Wooding, when Mark was co-host of "Windows on the World".
Mark Ellis and Dan Wooding on HSBN TVAbout the writer: Mark Ellis is Senior Correspondent for the ASSIST News Service (www.assistnews.net), and is also the founder of www.GodReports.com, a website that shares testimonies and videos from the church around the world to build interest and involvement in world missions. Previously, Mark co-hosted a TV show called “Windows on the World” with ANS Founder, Dan Wooding, aired on the Holy Spirit Broadcasting Network (http://hsbn.tv/), which is now co-hosted by Dr. Garry Ansdell, Senior Pastor of Hosanna Christian Fellowship in Bellflower, California.
** You may republish this or any of our ANS stories with attribution to the ASSIST News Service (www.assistnews.net). Please also tell your friends and colleagues that they can get a complimentary subscription to ANS by going to the website and signing up there.

SUKU KAILI LEDO

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- KAMIS, 25 MEI 2017

SUKU KAILI LEDO
Dirangkum oleh: Rostika

Suku Kaili Ledo merupakan salah satu suku yang tinggal di Sulawesi Tengah bagian utara, yaitu di kota Palu dan daerah sekitar Biromaru, Dolo, Marawola, and Tawaili. Meski daerahnya bergunung-gunung, Palu dikenal sebagai salah satu daerah terkering di Indonesia.

Bahasa Kaili Ledo adalah bahasa yang bersifat lingua franca untuk daerah Toraja bagian barat. Dialek Ledo merupakan dialek yang paling terkenal dan paling besar. Namun, ada juga dialek Ija, Unde, Da'a, Rai, Tara, Inde, Taa, Doi, Edo, Ado, dll.. Bahasa Kaili Ledo berhubungan erat dengan bahasa Baras, Kaili Da'a, dan bahasa Kaili Unde.

Seperti Apa Kehidupan Mereka?

Bagi Kaili Ledo, keluarga sangatlah penting. Mereka memberi kehormatan dan ketaatan yang besar kepada orang tua dan menghargai tradisi nenek moyang mereka. Pengaturan pernikahan adalah perpaduan antara pengaruh Islam dan tradisional. Mahar yang dinegosiasikan oleh keluarga dari kedua mempelai bervariasi sesuai dengan status sosial gadis tersebut.

Kebanyakan orang Kaili tinggal di daerah kota Palu, di kedua sisi Sungai Palu, dan di lereng gunung timur dan barat. Kaili Ledo pesisir menanam padi dan kelapa. Beberapa mencari nafkah sebagai pedagang atau pegawai pemerintah, sedangkan mereka yang tinggal di daerah pegunungan mencari nafkah dengan menanam padi dan jagung. Baru-baru ini, tanaman cengkih telah menggantikan kakao sebagai tanaman yang menjadi penghasilan utama.

Apa Keyakinan Mereka?

Orang Kaili Ledo mayoritas beragama Islam. Mereka bangga dengan identitas Islam mereka dan berusaha mengikuti pilar-pilar Islam. Namun, keyakinan mereka akan ilmu sihir dan roh masih terlihat, bahkan dikombinasikan dengan kepercayaan religius yang ada. Banyak yang mencari bantuan seorang dukun (dukun/okultis) untuk menyembuhkan penyakit atau mengusir roh jahat. Ketika sebuah rumah baru dibangun, atau saat menanam dan memanen, orang Kaili Ledo akan melakukan upacara kepada roh untuk memastikan keberuntungan dan hasil panen yang baik.

Apa Kebutuhan Mereka?

Kaili Ledo membutuhkan bantuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas serta keragaman produk pertanian. Pendidikan formal di sekolah-sekolah dan teknologi baru yang tepat dapat meningkatkan kesempatan kerja dan bantuan dalam pengembangan ekonomi lokal mereka.

Untuk menjangkau suku Kaili Ledo bagi Tuhan, audio Injil dalam bahasa Kaili Ledo di tautan berikut ini kiranya dapat menolong Anda: http://www.bible.is/LEWLAI/Matt/1/D

Pokok Doa

1. Mari kita berdoa memohonkan hikmat Allah untuk setiap orang yang terlibat dalam bidang pertanian di sana agar dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas serta keragaman produk pertanian yang ada.

2. Mari memohon kepada Tuhan untuk pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik serta pengembangan teknologi agar dapat meningkatkan kesempatan kerja dan bantuan dalam pengembangan ekonomi lokal mereka.

3. Mari berdoa agar Kabar Baik dapat sampai kepada setiap hati orang-orang di sana.

4. Berdoalah bagi setiap anak-anak Tuhan yang Allah percayakan untuk melayani suku Kaili Ledo supaya mereka menjadi berkat dan memuliakan nama-Nya.

5. Berdoalah juga agar Roh Kudus menguatkan anak-anak Tuhan yang masih ragu-ragu untuk melangkah menyebarkan Kabar Baik kepada suku tersebut.


Dirangkum dari:
1. Tim Joshua Project. "Kaili Ledo in Indonesia". Dalam https://joshuaproject.net/people_groups/12423/ID
2. _____. "Kaili, Ledo". Dalam https://www.ethnologue.com/language/lew
3. _____. "Pengantar". Dalam http://www.kaililedo.org/ind/pengantar

GEREJA, MAUKAH SEKALI LAGI ENGKAU MELANGKAH?

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- JUMAT, 26 MEI 2017

GEREJA, MAUKAH SEKALI LAGI ENGKAU MELANGKAH?
Ditulis oleh: Ayub A.T.

Tuhan mengutus Anak-Nya yang tunggal untuk melakukan penebusan bagi manusia. Dia pergi meninggalkan takhta kudus-Nya untuk turun ke bumi dan melakukan penebusan melalui kematian-Nya. Dasar misi Kristen adalah berita baik ini, yaitu pengampunan Tuhan bagi manusia berdosa melalui pengorbanan Sang Anak Manusia, Yesus Kristus. Berita baik ini disampaikan melalui berbagai gerakan, organisasi, dan komunitas misi Kristen di dunia sepanjang zaman. Berita baik ini bersifat kekal dan membawa kekekalan bagi manusia.

Hari ini, kita masih melihat gerakan misi di berbagai belahan bumi bertujuan untuk membawa kabar baik bagi suku-suku bangsa. Beberapa negara di Asia, seperti China, Korea, India, Filipina, memiliki misionaris yang tersebar di seluruh dunia untuk mengerjakan ladang misi. Sebagai contoh, Christianity Today, dalam edisi 21 September 2007 melaporkan bahwa sebuah hasil penelitian yang dibacakan pada pertemuan pemerintah baru-baru ini mengindikasikan bahwa terdapat setidaknya 130 juta orang Kristen di China saat ini, dan diperkirakan sekitar 100.000 orang China menyerahkan diri sebagai misionaris dan meninggalkan tempat mereka, tanpa berpikir untuk pulang. Korea Selatan menjadi negara kedua setelah China yang menjadi pengutus misionaris terbesar, dengan 16.200 misionarisnya yang sedang bekerja di 180 negara. Yang lain memperkirakan angka-angka tersebut bisa mendekati sampai jumlah 19.000 misionaris Menurut artikel "The Future Of The World Christian Mission" dalam situs Restore Hope Today, gereja-gereja di Korea mengirimkan 1.100 misionaris baru setiap tahun. Ini adalah suatu pencapaian yang baik di tengah krisis kekristenan yang terjadi di berbagai tempat.

Dalam beberapa tahun terakhir, gerakan misi dilakukan oleh banyak gereja di berbagai belahan bumi melalui para utusan misi yang masuk ke dalam berbagai suku dan kelompok masyarakat. Para misionaris ini tinggal dalam jangka waktu relatif lama bersama mereka, hidup seperti mereka dalam kehidupan yang menanamkan benih Kabar Baik hingga menghasilkan buah. Sekarang, metode ini sepertinya sudah mulai tidak populer, pelan-pelan mulai mengalami enigma yang besar dalam menghadapi arus zaman yang berubah drastis. Definisi tentang "misi" pun sepertinya perlu dipikirkan ulang setelah melihat hari ini dan waktu ke depan. Dunia telah mengalami perubahan secara komprehensif dalam aspek informasi yang mendatangkan bentuk masyarakat baru dan budaya baru, yaitu masyarakat digital dan budaya digital.

Beberapa gereja lokal di Indonesia menggemari kegiatan misi jangka pendek dengan berkunjung ke suatu daerah terpencil selama beberapa waktu dan kemudian melakukan kegiatan penjangkauan jiwa melalui kegiatan sosial, KKR, atau kegiatan pendidikan. Akan tetapi, langkah ini belumlah cukup untuk mengusahakan penyampaian Kabar Baik dalam suatu masyarakat dan masih sedikit sekali peminatnya. Gereja harus mulai mau mendengar kembali teriakan jiwa-jiwa yang sedang menunggu Kabar Baik, dan sesegera mungkin melangkahkan kaki menjangkau mereka dalam bentuk dan konteks zaman ini.

Di sisi lain, saat ini, kita melihat fakta miris jika banyak gereja mengalami krisis iman, jumlah jemaat gereja lokal mulai berkurang, dan jelas pergumulan gereja-gereja tentang misi mulai pudar. Iman dan gerakan misi Kristen mulai ditantang zaman, gereja kembali mengalami seleksi alam untuk memurnikan iman gereja. Saya pernah membaca satu cerita menyedihkan, yaitu ada seorang utusan misi di salah satu daerah Indonesia bagian timur akhirnya memilih untuk menghabiskan separuh waktunya untuk berjualan balon gas. Alasan utamanya bukan karena ingin memakai kesempatan menjual balon tersebut untuk strategi penjangkauan, tetapi karena sang utusan memerlukan uang untuk menghidupi keluarganya. Ketika membaca cerita seperti ini, ada kontradiksi yang terlihat sangat jelas. Banyak gereja menghabiskan dana hanya untuk memperlebar ruang tembok gedung dan memanjakan jemaat, sedang masih ada banyak para utusan misi yang saat ini berjuang di lapangan membutuhkan kerja sama dan kepedulian dari gereja. Bukankah kita satu tubuh dalam Kristus? Jika kaki Anda kesakitan karena ada luka menganga, apakah tangan Anda akan diam saja? Tentu tidak.

Gereja ada untuk menjadi Pewarta Kabar Baik bagi dunia, sebenarnya secara eksplisit tidak akan ada orang percaya yang tidak terlibat, tidak akan ada gereja yang hanya diam saja makan kenyang dan kemudian menutup mata atas keberadaan misi Tuhan. Apakah kita akan menunggu hingga Tuhan mengguncang gereja? Apakah kita akan menunggu kekristenan hancur? Jelas tidak! Sudah waktunya misi surgawi kembali dikerjakan oleh tubuh Kristus. Gereja-gereja di Indonesia perlu bekerja sama untuk menggarap ladang Tuhan, yaitu Tanah air Indonesia, serta meninggalkan kebanggaan akan denominasi dan mulai membuka mata mengusahakan pekerjaan misi bagi Indonesia. Gereja-gereja harus mulai bersinergi dan melihat peluang besar yang muncul dalam era digital ini. Tuhan memberi anugerah teknologi dan kekayaan intelektualitas bagi gereja untuk menjadi alat misi-Nya. Hari ini, akses manusia kepada informasi begitu mudah. Seharusnya, kita perlu memiliki strategi untuk membagikan Kabar Baik melalui kemudahan ini. Penjangkauan harus dilakukan hingga Kristus datang untuk kedua kalinya. Tidak banyak waktu lagi untuk menyambut kedatangan Hari Tuhan, mari setiap kita, orang yang telah dipanggil menjadi murid-Nya, ambillah bagian untuk melakukan pekerjaan misi melalui apa yang Tuhan percayakan. Melangkahlah kembali gereja-gereja Tuhan. Jerih payahmu dalam mengerjakan misi Tuhan adalah bukti bahwa hati Kristus ada besertamu.

Sebagai langkah awal, kita dapat bersama-sama berdoa secara bersungguh-sungguh untuk beberapa pokok doa berikut ini:

1. Berdoalah untuk gereja-gereja di Indonesia, gereja-gereja yang berada di kawasan terpencil yang melakukan penjangkauan kepada suku-suku daerah. Doakan supaya mereka beroleh kekuatan dalam menghadapi tekanan-tekanan yang berasal dari dalam maupun tekanan yang berasal dari luar.

2. Berdoalah untuk para pekerja misi yang turun ke lapangan dan secara langsung melakukan proses penjangkauan. Doakan supaya mereka tetap setia beriman kepada Tuhan.

3. Doakan supaya gereja-gereja di Indonesia bisa membuka mata dan hati untuk berkolaborasi dan mengerjakan pekerjaan misi di Indonesia. Doakan supaya pekerjaan setan untuk memecah belah gereja-gereja di Indonesia dihancurkan oleh Tuhan melalui orang-orang percaya.

4. Doakan untuk penjangkauan Generasi Z yang belum banyak disadari keberadaannya oleh gereja. Mereka adalah suku baru pada abad 21, memiliki budaya dan bahasa sendiri. Mereka adalah generasi digital yang perlu dijangkau melalui alat-alat digital. Doakan supaya bangkit misionaris-misionaris muda yang akan menjangkau mereka. Doakan supaya gereja memakai media digital untuk mewartakan Firman dan Kabar Baik bagi mereka.

5. Berdoalah untuk diri masing-masing dan setiap pembaca buletin ini. Kiranya Tuhan membuka hati dan berbicara secara pribadi kepada Anda dan rekan-rekan lain untuk menyatakan panggilan-Nya bagi kita secara pribadi.

Sumber Referensi:
1. Bavinck, J.H. "Dasar-Dasar pekerjaan Misi". Dalam http://misi.sabda.org/dasar-dasar-pekerjaan-misi
2. O’Brien, Wiliam R. "The Future of World Christian Mission". Dalam http://www.restorehopetoday.org/news/the-future-of-the-world-christian-mission/

GERAKAN SAYA BERDOA

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- JUMAT, 26 MEI 2017

GERAKAN SAYA BERDOA

Gerakan saya berdoa (GSB) adalah ”saya pribadi berkomitmen mendoakan secara konsisten nama-nama orang yang menjadi fokus dan gol doa saya".

"Gerakan Saya Berdoa = GSB” lahir dalam perjalanan doa “40 Hari Mengasihi Bangsa-Bangsa dalam Doa”. lni adalah rangkuman dan tindak lanjut dari berbagai strategi doa yang sudah ada dalam panduan buku doa 40 hari setiap terbitnya. Tubuh Kristus sedunia sudah setia mendoakan saudara/i Muslim lebih dari dua puluh tahun hijriah. Dalam kasih dan anugerah-Nya, setiap pendoa terus diarahkan untuk mengembangkan tanggung jawab doa pribadi yang berfokus pada nama-nama orang yang didoakan.

Kita memiliki dua jalur fokus doa dengan satu gol. Gol kita adalah semua nama orang yang kita doakan pada akhirnya akan selamat dan berdiri bersama kita menyembah di hadapan takhta Anak Domba dan menikmati sukacita kekal dalam Kerajaan surga (Why. 21:1-4). Jalur fokus doa pertama adalah mendoakan mereka yang belum percaya, belum mengakui dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi (1 Yoh. 2:22, 4:3; 2 Yoh. 1:7; Rm. 10:9,10). Jalur fokus doa kedua adalah mereka yang sudah mengakui Yesus sebagai Tuhan, tetapi masih tertawan dalam dunia kegelapan dan gaya hidup duniawi yang berlawanan dengan ajaran Tuhan Yesus (2 Tim. 3:2-7).

Setiap kita hidup dan berinteraksi dalam beberapa lingkaran sosial yang saling terhubung dengan diri kita. Dalam tiap lingkaran tersimpan nama-nama orang yang dapat kita doakan. Mintalah Roh Kudus menaruhkan dalam hati Anda lingkaran mana yang harus Anda adopsi dan doakan?

Tulis sebanyak mungkin nama-nama lengkap (bukan nama panggilan), dari orang-orang yang akan menjadi fokus doa Anda. Buatlah bank data dan file nama sesuai kelompok agar memudahkan saat akan didoakan.

Lingkaran yang mengitari kita:

1. Dalam hubungan keluarga.

Mereka yang memiliki pertalian darah dalam keluarga inti dan keluarga besar, memiliki fam/marga yang sama dengan Anda.

2. Di lingkungan tinggal.

Para tetangga rumah/apartemen tinggal Anda. Akan memudahkan bila meminta data kependudukan dari RT/RW/Kelurahan, desa/kecamatan, dst.. Tergantung tanggung jawab lingkaran doa yang Anda terima dari Tuhan.

3. Di tempat belajar formal dan nonformal.

Para: pengajar, pelatih, pembimbing, dan teman-teman sekolah dari TK sampai perguruan tinggi.

4. Lingkungan pekerjaan di berbagai bidang.

Politik (eksekutif, legislatif, yudikatif), ekonomi (bank, pajak, bea cukai), pendidikan (pemerintah, swasta), hukum (hakim, jaksa, pengacara, notaris). Keamanan (POLRI, TNI), medis (dokter, perawat), seni, media dan hiburan, transportasi, olahraga, dsb., baik di pemerintah maupun swasta tempat Anda bekerja. Para pemimpin, atasan, rekan sejawat, dan bawahan.

Dalam ”Gerakan Saya Berdoa", setiap pendoa berpotensi menciptakan berbagai jaringan dan gerakan doa, seperti jaringan doa: keluarga, fam/marga, desa-kampung, suku, kantor, profesi, dll..

Shui in China

Shui in China
The Shui are proud of their history, which dates back as far as 200 BC in Chinese records. The Shui live in villages that are arranged according to family clans. All Shui worship their ancestors. This is considered their main religion. It keeps them in bondage to the past and prevents them from receiving Christ, because to do so would be considered an insult to their ancestors.
Ministry Obstacles
As already noted, the Shui live in fear of insulting their ancestors.
Outreach Ideas
Jesus needs to be presented to the Shui people as One who came from God, giving his life for their sins, offering forgiveness and power to live this life.
Pray for the followers of Christ
Pray for Scripture and other resources to be made available to Shui believers, and that they will utilize them diligently. Pray they will have nothing to do with the deeds of darkness, living as children of light.
Pray for the entire people group
Pray the Lord will release the Shui from bondage to ancestral worship, leading to freedom in Christ.
Scripture Focus
"Let the heavens be glad, and let the earth rejoice; and let them say among the nations, 'The Lord reigns.'" 1 Chronicles 16:31

 

People Name: Shui
Country: China
10/40 Window: Yes
Population: 321,000
World Population: 321,000
Language: Sui
Primary Religion: Ethnic Religions
Bible: None
Audio NT (FCBH): No
Jesus Film: Yes
Audio Recordings: Yes
Christ Followers: Few, less than 2%
Status: Unreached
Progress Level:

GPN - 05/26/2017

The highest kind of giving comes from the bottom of the heart. 2 Corinthians 8:12

Pray, come and receive the power of the Holy Spirit during the 12 Pentecostal Fire Days in The Blessing The Hague (Loosduinsekade 222). You are welcome! 
On May 26, 27, 29, 30, 31 and June 1, 2, 3 at 7.30 pm. On Sunday May 28th, June 4 and 5 at 3 pm. Pray for revival among God's children; that they will be on fire and are willing to give their time to join the Johan Maasbach World Mission to reach many people, youth and children worldwide with the good news of Jesus' love.

IMPORTANT: Pray for the parents of Abe, from the nursery where I work. They expect a child who, according to the doctors, would not be viable (20 weeks). Pray for a miracle for this baby and for this family.

IMPORTANT! Pray for a touch of healing for Ben, who has heard that spots have been found on the lymph node.

For God's guidance for brother David Maasbach and the team, so that the new generation will be touched by the television broadcasts on SBS6 and they may have a life-changing encounter with Jesus and discover God's plan for their lives.

Mr. A. and Mrs. B.V. ask prayer for their son, who has a men's fashion store for 31 years. His sales have dropped to a low point. He feels down. Pray for a miracle of God.

Mrs. W.v.P. has fallen with her bicycle and has broken her left upper arm. Pray for complete healing.

Mrs. M.M.J. from Cuba asks us to pray for her children, and for provision in all her needs.

I really need God's help and guidance in my life. That He will help me to build my faith in Him. I need a breakthrough financially, for a good marriage, success in my academics and provison in a good job. S.

Mrs. S.M. (93) from Indonesia often feels lonely and sad and lacks joy in life. She would like to be an example for her children, grandchildren and great grandchildren.

Mr. C.L. asks prayer for a permanent job and spiritual peace.

Pray for Mr. J.K., for a touch of God and for his wife. That they can go to church together and serve God.

Mr. A. and Mrs. H.K. need permission to visit their youngest two daughters, S. and A., together. They remain under care of Youth Care. Pray for a breakthrough and miracles of God. Pray also for their other children, J., E. and N. For the full return of their children.

Since February Mrs. J.v.H. is a widow. She has trouble to let go of her deceased husband, who deceived her. She is sometimes very angry and rebellious. Pray that she can handle this situation well and receive a year of joy, breakthroughs and blessings.

Mr. D.D. asks for recovery in the relationship with his ex-wife R. and children M. and D.

Ms. S.B. hears negative voices. It is getting worse, sometimes in the middle of the night. Pray for her deliverance.

For Mrs. N.B., for God's guidance in her situation. She has lent her son money for ten years and now needs money to settle her mortgage.

Pray that no longer alcohol will be sold in the restaurant of the psychiatric hospital L. That the director will win the hearing in this case. Mr. D.W.

PRAYER HELPS! We have prayed for Christian (31) who had to get a stoma. It is going well with him now and he started to work parttime. Mrs. R.

The Blessing Family Message Station
NEW, MODERN AND SUPER FAST!
Listen non-stop to the faith-building messages of anointed preachers with singing, music and special prayer. Choose your own language, preacher and topic. Listen, download, like it, put in your favorites, share with others and much more! Pray and thank God that this station will reach many people in places where little or nothing of the Gospel is found and where people are on their own. Tune in at maasbachradio.com.

The GPN team wishes you a very powerful and joyful weekend!