Tampilkan postingan dengan label doa keliling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa keliling. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Februari 2015

KADOS -- Edisi 241 (16 -- 22 Februari 2015)

Hasil gambar untuk doa bersama
KADOS -- Edisi 241 (16 -- 22 Februari 2015)

Salam damai Yesus Kristus,

Dalam 2 Korintus 5:17 dikatakan, "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." Kami berharap bahwa para Sahabat KADOS sudah mengalami hidup baru di dalam Kristus. Jika kita sudah mengalami betapa baiknya kasih Kristus, betapa berharganya pengorbanan yang Ia lakukan, dan betapa taatnya Ia kepada Allah, sudah seharusnya kita menceritakan itu semua dan mengikuti teladan-Nya dengan kesungguhan hati.

Banyak orang belum mengalami kasih Kristus. Jika kita sudah mengalaminya, maukah kita membagikannya? Kami mengajak para Sahabat KADOS untuk ikut terlibat dalam mendoakan pokok-pokok doa yang kami sajikan, dan turut ambil langkah untuk menjadi saksi Kristus. Marilah kita berdoa. Tuhan Yesus memberkati.

Pemimpin Redaksi KADOS,
Santi T.
< santi(at)in-christ.net >
< http://doa.sabda.org >


16 Februari 2015 -- Keberadaan Pasar Tradisional

Keberadaan pasar tradisional sangat menolong masyarakat dalam penyediaan bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya pasar ini, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok sehari-hari, sayur-mayur, dan barang-barang kebutuhan yang lainnya dengan mudah dan biasanya dengan harga yang cukup terjangkau. Namun, di beberapa kota di Indonesia, akhir-akhir ini sering terdengar berita tentang pasar yang terbakar, yang sering kali disebabkan karena adanya hubungan pendek arus listrik. Peristiwa semacam ini sangat memprihatinkan kita semua karena bukan hanya penjual yang rugi, masyarakat pun juga turut menanggung akibatnya -- kesulitan untuk membeli/mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Marilah kita berdoa kepada Tuhan Yesus untuk para penjual di pasar-pasar tradisional yang terbakar, kiranya mereka tidak patah semangat dan terus berusaha untuk mendapatkan tempat berjualan yang layak. Berdoalah pula agar masyarakat turut andil dalam menciptakan kondisi yang kondusif jika pemerintah mendirikan pasar "sementara" untuk para penjual di pasar ini.

17 Februari 2015 -- Budaya Hidup Bersih

Setiap orang pasti menyukai tempat yang bersih. Tempat yang bersih bisa membuat seseorang merasa nyaman dan betah untuk tinggal atau melakukan sesuatu di tempat itu. Namun, tempat yang bersih hanya bisa diusahakan oleh orang-orang yang memiliki budaya hidup bersih. Dimulai dari disiplin membuang sampah pada tempatnya, membersihkan tempat tinggal, membersihkan lingkungan sekitar, dll.. Sebagai orang Kristen, kita pun harus memiliki budaya hidup bersih karena dengan memiliki sikap ini, kita bisa menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita. Marilah kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar setiap orang Kristen memiliki kerinduan untuk memiliki budaya hidup bersih sehingga kehidupan mereka boleh menjadi teladan bagi orang lain. Berdoalah pula agar teladan hidup bersih yang mereka lakukan bisa menjadi kesempatan bagi mereka untuk semakin memiliki relasi yang baik dengan orang lain, dan mereka bisa memberitakan kasih Kristus melalui sikap hidup mereka.

18 Februari 2015 -- Kehidupan Para Nelayan

Menjadi seorang nelayan membutuhkan keuletan. Tidak semua orang bisa menjalani profesi ini karena sering kali, pekerjaan ini dilakukan pada malam hari dan selesai di pagi hari. Biasanya, ketika mereka mendapatkan ikan pun, mereka masih harus menjualnya di pasar, baik dijual sendiri, dititipkan, maupun dibeli langsung oleh tengkulak. Keuntungan hasil penjualan ikan pun tidak seberapa dibanding dengan kebutuhan hidup sehari-hari yang harus dicukupi. Marilah kita berdoa bersama untuk para nelayan di Indonesia agar Tuhan senantiasa memberi kekuatan, kesehatan, dan keuletan dalam melakukan profesi ini sehingga pekerjaan mereka bisa menjadi berkat bagi keluarga dan masyarakat. Berdoalah pula untuk para nelayan Kristen agar melalui pekerjaan ini, mereka tetap bisa memberitakan Kabar Baik kepada sesama nelayan dan hidup mereka tetap bisa memuliakan nama Tuhan.

19 Februari 2015 -- Pertumbuhan Rohani Para Petobat Baru

Puji nama Tuhan Yesus jika sampai hari ini, kita masih menjumpai orang-orang yang mau mengenal dan mengikut Kristus. Sebagai orang percaya, kita harus senantiasa memberitakan Injil Kristus kepada orang-orang di sekitar kita supaya mereka juga bisa hidup di dalam Kristus dan mengikuti kehendak-Nya. Tidak hanya memberitakan Injil, kita juga harus mau membimbing dan menolong mereka yang baru saja mengenal dan mengikut Kristus (petobat baru). Tujuannya adalah agar kerohanian para petobat baru bisa terus bertumbuh dan berbuah sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Untuk itu, marilah kita berdoa kepada Tuhan Yesus untuk para petobat baru agar Tuhan memelihara iman mereka sehingga mereka dapat terus bertumbuh di dalam Kristus. Berdoalah pula agar para petobat baru tidak patah semangat apabila mereka mengalami kesulitan/penderitaan karena beriman kepada Kristus.

20 Februari 2015 -- Hari Pekerja Nasional

Para pekerja di Indonesia sudah seharusnya mendapatkan kesejahteraan yang layak. Namun, tidak semua pekerja mengalaminya. Bahkan, ada pekerja yang mungkin malah tidak mendapatkan gaji selama beberapa bulan, tetapi mereka tidak bisa menuntut apa-apa karena adanya tekanan atau ketakutan jika pekerjaannya dihentikan. Hari ini, kita memperingati hari Pekerja Nasional. Marilah kita bersatu hati, berdoa untuk para pekerja di Indonesia. Marilah kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar kesejahteraan para pekerja di Indonesia dapat diusahakan secara maksimal sehingga mereka dapat merasakan hak mereka. Berdoalah pula agar Indonesia semakin menjunjung tinggi kepentingan orang banyak sehingga tindakan-tindakan yang tidak benar -- yang lebih condong untuk mementingkan kepentingan pribadi -- dapat diminimalkan secara bertanggung jawab.

21 Februari 2015 -- Remaja dan Media Sosial

Hampir sebagian besar remaja mengetahui dan pernah menggunakan salah satu dari media sosial, baik Facebook, Twitter, Instagram, Google+, dll.. Memang tidak bisa dimungkiri bahwa media sosial saat ini menjadi salah satu cara berelasi yang sangat praktis. Melalui media sosial, setiap orang bisa berkawan dengan banyak orang -- kenal/tidak kenal -- dan bisa bercakap-cakap dengan mereka meski tidak tatap muka. Inilah salah satu keuntungan dari media sosial. Namun, kita tidak boleh lengah, media sosial bisa berdampak negatif jika remaja menggunakannya dengan bebas -- tanpa bimbingan, tidak diawasi, tidak dibatasi waktu. Banyak hal ditawarkan melalui media sosial, termasuk hal-hal yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, baik melalui tulisan maupun gambar. Untuk itu, marilah kita berdoa untuk setiap remaja yang suka menggunakan media sosial, kiranya mereka dapat menggunakannya dengan bijaksana dan bertanggung jawab. Berdoalah pula agar para remaja Kristen bisa membawa pengaruh yang baik melalui media sosial yang mereka gunakan.

22 Februari 2015 -- Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam (PESTA)

Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org > memberi kesempatan bagi setiap orang awam yang ingin belajar teologia. Orang awam yang dimaksud adalah setiap orang yang belum pernah belajar teologia secara resmi, baik di STT maupun seminari, dan bukan pendeta. Pendidikan teologia ini akan dilakukan secara online (melalui internet) dengan menggunakan milis dan Facebook, yang akan diampu oleh divisi PESTA. PESTA membuka banyak kelas diskusi. Anda bisa melihat jadwalnya di < http://www.pesta.org/info_kelas >. Marilah kita turut mendukung dalam doa untuk pelayanan ini, kiranya Tuhan Yesus menolong dalam setiap bagian yang dikerjakan. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar kelas PESTA ini bisa menolong orang percaya untuk semakin mengenal firman Tuhan dan membawa hidup mereka semakin dekat dengan Tuhan. Kiranya kelas-kelas PESTA ini bisa membekali setiap orang untuk mengabarkan Injil Kristus bagi mereka yang belum mengenal Dia.


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: Santi T. dan N. Risanti
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/kados/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2015 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Jumat, 29 Oktober 2010

Prayer Request GPN 10-29-2010


GPN 10-29-2010


“The center of Gods will is the safest place on earth.” Luke 22:42; Eph. 5:8

Make sure you are in God’s will and stay there. Greetings, Roberto Wijnhof

Nigeria: kidnappings of citizens – especially Christians

Sudan: police aid Muslim’s effort to take over church plot

Eritrean officials arrest eleven Christians

Please pray for your brothers and sisters in these countries.

In a first meeting with the UN Office in Baghdad, the Assyrian Christian delegates were greeted with `this is a Moslem country - your people should leave`.

When the delegation informed the UN Officials that in fact they were the original people of the country, they were ushered out the door.

In addition to assistance, the Assyrian Christians are united in seeking implementation of a promise from the Iraqi Government, guaranteed under the Iraqi Constitution for an area of their own in their homeland in Northern Iraq - the Assyrian Province. Please pray for your brothers and sisters in Iraq.

Please pray for my marriage: I feel my husband is going to ask me for a divorce when he returns from deployment. My husband has been deployed for over a year. He has become cold, non-communicative and non-responsive. I haven't heard from him in weeks. Please pray the Lord would give my husband a very deep love for me and to show that love to me, that he will begin communicating with me again, to be the loving man that I married again, for our marriage to be strong, successful, loving, vibrant and happy. I love my husband with all my heart. I don't know if he is having an affair or has just lost love for me; but I desperately want to not only have our marriage work, but for it to be a success that will give God glory.

Thank you for praying with me; I desperately need God's miraculous and speedy help. My husband was planning to come home on leave for Christmas, but now he acts like he doesn't care to come home at all. Please pray boldly and full of faith. Mrs. K.

Approximately 500 babies have been dumped by their mothers in the Mother City so far this year, but most of them have survived. A recent survey by Child Welfare found that it is mostly young mothers who abandon their babies. There are five reasons which could possibly be the main causes for babies being dumped: Teen pregnancies, drugs, rape, poverty and women expecting foreigners' babies. Pray for young ladies that are pregnant; pray that God will provide a way for them to preserve life e.g. adoption, child care homes etc. Pray for mothers who have abandoned their children and suffer from condemnation and guilt. Ask God to reveal Himself as the Merciful One to them and that they will find grace and peace in His presence.

Dear friends in Christ, I like to ask you for prayer for my old parents: Anne- Metta (nearly 90y.) and Heinrich (92y.)- divorced. They both need salvation and physical healing : Metta of blood pressure, heart, eyes(inflammation), shoulders, hands and a cold and Heinrich of brain (after a 2nd stroke recently.) Dorothy

Last week I had a speaking engagement in Wisconsin and it went really well. All of the prophecies was directional. I am being invited back. This week, I was invited over to pray over a lady that was told she was going to die in a few months by the doctors and she was totally healed after we prayed over her. Also, she was giving directional prophecies in a few minutes and we were able to led ten of her family members to the Lord on the spot. All received directional prophecies. We are being invited back Saturday to meet the rest of the family. My goal is a house church and the multiplied number of new cell house churches. My goal is actually disciples and not churches. That is where the multiplication is going to be.

In the Richmond TX area I now officially have led eighteen people to the Lord here by going store to store and need wisdom to follow them up. Also, in the Pasadena area, I have seen 45 people come to the Lord and this is going to become two different groups.

I am in the need of pray. One man is raising me the support to return to the nation of Peru. I was told that all of the prophecies that I gave ten years ago came to pass. That means that I do not have to sneak in the back door at midnight on a full moon. Praise God. Thanks for praying. And where people are praying, God shows up and there is a crowd. P. Michael Bailey

Uzbekistan: massive fine for having a film of Jesus’ life. Please pray for the freedom for the Christians in Uzbekistan.

Honourable Minister of Social Development, Ms Bomo Edna Molewa will be opening the Orphans and Vulnerable Children in Africa Conference on 31 October at the Sandton Convention Centre in Johannesburg. The conference hopes to highlight that, despite the outward appearance of society polarised between rich and poor, employed and unemployed, there are many people and organisations trying to address the plight of the most vulnerable amongst us. There is nothing like a loving family to engender belonging and a thriving community to give identity. Without these structures as a foundation, many children will find growing up in today’s world even more challenging as they realise their lack of capacity to meet these challenges, incapable of reaching their full potential and increasing their risk to further impoverishment and ill health. Please pray that this conference will inspire people to reach out to the vulnerable. Pray for strategies on how to provide good family life for vulnerable children. Pray that more families will take children into their own homes and provide the stability of family life that so many children need.

To be focussed in prayer with great intensity and expectation

N. Korea: believers ready themselves for succession.

Burma to stop media cover of national elections.

Burma’s ethnic Christians fear bleak future after election. With Burma’s first election in over 20 years just three weeks away, Christians in ethnic minority states fear that afterward the military regime will try to “cleanse” the areas of Christianity, sources said.

LESOTHO: The Basotho are dying of AIDS before missionaries can reach them

The AIDS rate in the small, landlocked country of Lesotho is officially estimated at 25 percent, but the Dials believe it to be closer to 60 percent. This International Mission Board missionary couple has visited villages in which every person carries the virus.

“We cannot get to them fast enough to give them the Good News about Jesus before they die,” explained Alan Dial.

Physically, the Basotho are steeped in disease. Not only do many carry the HIV virus, but the Dials say that almost all of them are infected with some degree of tuberculosis or other chronic pulmonary diseases. These illnesses are unintentionally welcomed by Basotho who build fires in their huts that release oily fumes. It seems that everyone in the country is riddled with at least one form of infirmity.

The Basotho are no healthier spiritually. As a result of surrounding themselves with witchcraft, the people have experienced demonic harassment in various ways. The Dials mentioned one girl who burst into terrorizing screams during a showing of the “JESUS” film. Her body was paralysed in the crucifixion position until the Dials prayed over her and she went limp.

As Nineveh would have perished without Jonah, so the Basotho will perish without someone sharing the Good News. They are in fact already perishing—and all too soon. Even those that do believe in the message of Christ are dying out before the Truth can be spread. Missionaries are desperately needed to tell them about life in Christ before more precious lives are lost without the Gospel.

- Please pray that the Lord would bring servants to the suffering country of Lesotho.

- Pray that He would open the hearts of the inflicted Basotho and would transform their seemingly hopeless community into one of vibrant faith and love.

- Pray that someone would pick up the legacy the Dials have left.

Hi my brothers and sisters I have asked for prayer many times but this request seems to be more serious. For the next 4 nights I will be riding the subway in NYC with people dressed up in the worst Halloween costumes imaginable. Please say a prayer for me to receive Gods strength and provision and protection, I would deeply appreciate it. GOD richly bless you, brother Danny.

China: church unsurprised by Lausanne incident. Multiple members of various churches in China last week were stopped by their government from leaving the country. The believers were on their way to Cape Town 2010, the Third Lausanne Congress on World Evangelization. Many were outraged, but Tom Henry with World Serve Ministries says our Chinese brothers and sisters have a different perspective.

“The one thing I have learned about the Chinese is that they totally embrace and follow a God that’s all powerful, that’s Sovereign, that’s loving. And they yield these into His hands so that they have really learned, as Paul said, contentment in all things.” In fact, the church is hoping for God to move in the situation.

“They really have seen God take things like this that are humanly disappointing and use them to really expand the church in China.”

Pray that this would truly serve to strengthen the exploding church in China.

The Lausanne Congress has drawn to an end and the whole week was clearly marked by God’s faithfulness. The next insert is one of the many testimonies of what God did to ensure that nothing His people from gathering to seek His face for wisdom. The sophisticated computer network developed for sharing Congress content with the world was compromised for the first two days of the Congress. There were malicious attacks on the network and a virus was also brought into the centre on a mobile phone. Two cousins from Bangalore were able to solve many of these challenges due to their expertise in these areas. Give thanks to the Lord for every prayer answered during this week's Congress. Please pray for each person as they return home, to find things in order there. Pray that they will work with new vigour and that God will answer their prayers by working signs, wonders, miracles and healing through them, to the glory of His Name.

Bhutan: Christian imprisoned for showing film on Christ. A court in predominantly Buddhist Bhutan has sentenced a Christian to three years in prison for “attempting to promote civil unrest” by screening films on Christianity. A local court in Gelephu convicted Prem Singh Gurung, a 40-year-old ethnic Nepalese citizen from Sarpang district in south Bhutan, on Oct. 6, according to the government-run daily Kuensel.

Kamis, 28 Oktober 2010

Pray for Yadava of India


Yadava of India
The Yadava believe they are the descendants of king Yadu, from whom Krishna descended. Their traditional occupation is animal husbandry. They have expertise in oral traditions like sevagaridi, i.e. group singing in praise of Lord Vishnu. They freely share wells, roads, schools, crematoria, temple, etc. with other villagers.

Ministry Obstacles
Our natural human pride often prevents us from humbly accepting the free gift offered through faith in Christ.

Outreach Ideas
Christians need to build bridges of friendship with the Yadava. Their interest in oral traditions suggests an oral approach to the presentation of the Gospel message.

Pray for the followers of Christ
There are few if any believers among the Yadava today, but pray for the fellowshipping believers that will soon emerge from this community. Pray they will be zealous to know and serve the one who created them and redeemed them.

Pray for the entire people group
Pray for the Yadava community to have good schools available for their children, and for good employment opportunities.

Scripture Focus
"And those who lead many to righteousness [will shine] like the stars for ever and ever." Daniel 12:3


Country: India
10/40 Window: Yes
People Name: Yadava
Population: 54,272,000
World Population: 55,614,000
Language: Hindi
Primary Religion: Hinduism
Progress Status: Least-Reached
Christ Followers: Few, less than 2%
Bible: Complete
Jesus Film: Yes
Audio Recordings: Yes

Rabu, 20 Februari 2008

Berdoa Sambil Jalan

- Berdoa sambil berjalan -
W. J
1. Ayat-ayat Alkitabiah tentang doa syafaat
Firman TUHAN &: Paulus memberikan perintah kepada jemaatnya, Roma 12:12, Bertekunlah dalam doa! 1 Tesalonika 5:17, Tetaplah berdoa! Epesus 6:18, Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang kudus. Tetapi ia tidak hanya memerintah orang lain untuk berdoa dengan tekun, juga ia sendiri terus-menerus berdoa buat jemaat-jemaatnya: Roma 1:9b, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu; 1 Korintus 1:4, Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu...; Epesus 1:16, Aku selalu mengingat kamu dalam doaku; Koloser 1:9, Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu; 1 Tesalonika 3:10, Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh; 2 Tesalonika 1:11, Kami senantiasa berdoa juga untuk kamu; 2 Timotius 1:3, Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohohanku, baik siang maupun malam. Kalau kita membaca dan merenungkan ayat-ayat ini, yang sekaligus menjadi contoh bagi kita, kita bisa bertanya, kapan Paulus mengambil waktu untuk berdoa secara intensif ini? Apakah ia berdoa sambil membuat tenda? Kapan dan di mana ia berdoa tidak diceritakan, tetapi ia melaksanakan apa TUHAN Yesus sudah mengajari murid-murid-Nya, Lukas 18:7.8, Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?… Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Firman TUHAN penuh dengan janji-janji untuk mereka yang berseru kepada-Nya. Lihat Mazmur 145:18.19, TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka. Tetapi TUHAN Yesus bertanya kepada kita apakah orang percaya tetap melaksanakan doa syafaat secara tekun, waktu ia datang kembali, Lukas 18:8, Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi? Iman apa dimaksudkan oleh Yesus? Pasti apa Ia berkata dalam ayat 1, ..untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
Andaikata doa syafaat dengan serius diadakan, kita akan melihat banyak tempat baru yang membukakan diri untuk Injil. Andaikata kita seperti para Rasul mau mengutamakan permintaan doa (lihat juga Kisah Para Rasul 6:4) untuk keadaan dalam negara, buat pekerja baru, dan khusus untuk suku-suku bangsa di Indonesia yang terabaikan, maka akan terjadi banyak perobahan sekitar kita dan di tempat jauh, saya yakin.

2. Bagaimana kita bisa menghayati ayat-ayat Firman TUHAN ini?
Berdoa terus-menerus, bagaimana? Paulus tidak pergi ke tempat yang sunyi dan bertapa di situ. Firman TUHAN memberitakan bagaimana Paulus selalu sibuk dengan perjalanan, dengan bekerja keras sebagai pembuat tenda dan dalam memberitakan Injil. Ia sibuk betul, meskipun demikian, ia juga selalu, senantiasa, siang malam, dengan tiada berhenti-henti berdoa. Tema renungan kita Berdoa sambil berjalan. Salah satu solusi untuk tantangan ini yang Firman TUHAN berikan kepada kita, adalah sewaktu kita berjalan juga berdoa, dengan demikian, waktu kita untuk berdoa meningkat betul. Biasanya dalam berjalan kita tidak terlalu berkonsentrasi, karena itu, kita bisa memusatkan pikiran kita dalam berdoa syafaat dalam hati. Tidak pernah dikatakan, bahwa kita harus menutup mata dan pakai suara, bila kita berdoa. Dalam waktu teduh ini menolong, kalau kita berdoa dengan mata tertutup, tetapi ini tidak merupakan syarat.
Paulus pernah mengajak kawan-kawan naik kapal laut, ia sendiri berjalan kaki sampai pelabuhan berikut, Kisah Para Rasul 20:13, Kami berangkat lebih dahulu ke kapal dan berlayar ke Asos, dengan maksud untuk menjemput Paulus di situ sesuai dengan pesannya, sebab ia sendiri mau berjalan kaki melalui darat. Ada kemungkinan, Paulus memakai waktu ini sambil berjalan berdoa. Dari Nehemia kita mengetahui, waktu ia ditanya oleh rajanya, apa ia kehendaki untuk kota Yerusalem, sambil ia melayani raja, maka aku berdoa kepada Allah semesta langit, kemudian jawabku kepada raja … (Nehemia 2:4.5). Abraham menyuruh hambanya untuk mencari seorang isteri buat anaknya, tatkala hambanya sampai di luar kota Haran ia berdoa, Kejadian 24:12.13, "TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya tercapai tujuanku pada hari ini, tunjukkanlah kasih setia-Mu kepada tuanku Abraham. Di sini aku berdiri di dekat mata air, dan anak-anak perempuan penduduk kota ini datang keluar untuk menimba air... Kita bisa belajar dari Daud, di tengah jalan melarikan diri, ia bisa berseru kepada TUHAN, Mazmur 3:1.2, Mazmur Daud, ketika ia lari dari Absalom, anaknya. Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit menyerang aku. 2 Samuel 15:31, Ketika kepada Daud dikabarkan, "Ahitofel ada di antara orang-orang yang bersepakat dengan Absalom," maka berkatalah Daud: "Gagalkanlah kiranya nasihat Ahitofel itu, ya TUHAN." Tidak ada satu masalah yang tidak bisa dibawa kepada TUHAN di mana saja dan kapan saja.
Saya sendiri, kalau pergi ke kantor pos atau toko, saya berdoa dalam hati atau dengan suara kecil, kalau saya duduk dalam bis atau kereta api dalam hati saya berdoa. Pokok doa ada banyak, penting kita sudah menghafal pokok-pokok ini dan nama suku-suku, maka kita bisa membawa masalah ini kepada TUHAN bersama janji-janji-Nya. Dalam doa dengan iman saya meletakkan nama TUHAN dan memegahkan darah Yesus yang sudah dicurahkan untuk mereka atas orang, kota, suku yang baru dilewati dalam perjalanan, supaya Yesus mau menyelamatkan mereka. Ini juga bisa dibuat oleh pokok doa untuk daerah dan suku lain. Ada pekerjaan yang tidak memerlukan terlalu banyak konsentrasi, pakailah waktu itu untuk berdoa dalam hati. Ada perlu disiplin seperti dalam doa syafaat lain, karena Iblis selalu mau mengirim pikiran lain untuk menggangu konsentrasi kita. Ini harus disingkirkan, supaya pikiran terarahkan kepada pokok yang kita doakan.
Kapan saja dan di mana saja kita bisa berdoa syafaat, lewat doa kita dapat mengunjungi semua bagian dunia. Misalnya Paulus, kalau ia tidak bisa pergi kepada salah satu tempat, tetapi ia sudah mendapat berita dari situ, ia berbalik kepada TUHAN. Kolose 2:1-3, Karena aku mau, supaya kamu tahu, betapa beratnya perjuangan yang kulakukan untuk kamu, dan untuk mereka yang di Laodikia dan untuk semuanya, yang belum mengenal aku pribadi, supaya mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus, sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan. Dengan kata lain kita dapat mengatakan, Rasul Paulus menginjili orang lewat doa syafaat. Dengan ungkapan betapa beratnya perjuangan yang kulakukan … untuk semuanya, yang belum mengenal aku pribadi ia melukiskan bagaimana ia melibatkan diri dalam doa syafaat ini. Seperti ia bekerja keras dan tidak tahu lelah untuk memberitakan Injil secara langsung (ä Kolose 1:29), demikian juga dalam doa syafaatnya.

3. Perjalanan khusus untuk berdoa
Memang sulit mendoakan mereka yang tidak kita kenali, karena itu ini jarang sekali dilaksanakan, meskipun ini perlu sekali, kalau kita mau melihat kemajuan dalam negara kita. Meskipun kita dengan doa syafaat dapat mengatasi jarak jauh, maka menjadi pertolongan, kalau kita dapat pergi ke daerah penginjilan untuk melihat dengan mata kepala sendiri dan mendengar berita secara langsung. Dengan perlengkapan ini banyak orang Kristen akan bisa berdoa lebih efektif. Di samping ini, di rumah sendiri ada banyak gangguan dan kegiatan yang tidak bisa dihindari, kalau dalam perjalanan yang bersangkutan bisa memusatkan diri dengan doa syafaat bersama-sama kawan-kawan seperjalanan. Sambil berjalan untuk melihat daerah ia bisa langsung berdoa untuk manusia yang dilihat dalam perjalanan ini, juga dalam doa syafaat di tempat penginapan ia dapat menggumuli yang dilihat sepanjang hari dalam perjalanan. Sudah sering diadakan perjalanan doa semacam ini yang memberi semangat khusus bagi para peserta. Kalau ada kesempatan kami sekel. mengunjungi daerah-daerah penginjilan di Indonesia untuk lebih mengerti kebutuhan rohani setempat.

4. Ada buah kekal lewat doa syafaat
Banyak orang tidak mengetahui dan media tidak memberitakan, bahwa banyak hal terjadi di dunia ini, ada intervensi TUHAN sesudah orang setiawan berdoa, misalnya: Tumbang pemerintah komunis di Eropa Timur, peralihan di Afrika Selatan, akhirnya damai di Bosnia, sekarang ada gereja yang hidup di Albania dan Mongolia, malah ada orang Kristen di Maladewa. Ketiga negara sebelum tidak mempunyai orang Kristen, apa lagi gereja. Di Afghanistan delapan pekerja asing dan 16 pekerja Afghan dipenjarakan dan diancam akan dihukum mati, tetapi mereka akhirnya dibebaskan. Di seluruh dunia orang Kristen mendoakan mereka, salah satu jemaat di Amerika berdoa syafaat 24 jam sehari tujuh hari seminggu buat mereka. Yesus mengabulkan doa syafaat ini, meskipun kelihatan mustahil. Di Kongo sudah lama ada kekacauan luar biasa, 10 juta orang lari ke rimba. Orang Kristen dalam negeri dan luar negeri memulai satu gerakan doa syafaat khusus tahun yang lalu, agar TUHAN memberikan damai dalam negara ini. Efektnya: Presiden negara ini yang melawan damai diganti dengan anaknya yang mencintai damai. Malah ia menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi. Sayang, untuk sebagian negara belum ada damai.
5. Ada bahaya salah paham!
Kita sebagai orang Kristen tidak mengenal tempat keramat dan suci, TUHAN Mahahadir, tidak ada tempat yang lebih suci daripada tempat lain, juga tidak ada tempat, di mana TUHAN tidak hadir. TUHAN memiliki seluruh dunia, karena itu kita tidak mau mengakui salah satu tempat dimiliki oleh Iblis, meskipun kita mengetahui Iblis bekerja di situ. Jangan memberi hormat kepada Iblis dengan berkata, tempat ini dikuasai oleh Iblis, atau di sini tinggal banyak roh, seolah-olah mereka memilikinya. Kita hanya mengakui TUHAN sebagai raja atas semua tempat. Kita tetap mendoakan manusia yang mengikuti jalan dunia ini, karena mereka mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang bekerja di antara orang durhaka (Epesus 2:2).

6. Bagaimana respons kita?
Duduk dengan enak di kursi kita untuk menonton perbuatan-perbuatan TUHAN yang ajaib sampai suku bangsa terakhir tercapai dengan Injil? Ini tidak mungkin merupakan rencana Allah untuk kita. Yesus meminta, supaya kita berseru agar para pekerja dipanggil dan dikirim kepada suku bangsa yang belum selamat. Para Rasul sudah berespons, mereka mentaati Amanat Agung yang diberikan kepada mereka, Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapak dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu (Matius 28:18-20). Dan Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru (yaitu ujung bumi) dan TUHAN turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya (Markus 16:20). Mari kita pergi sambil berdoa dan memberitakan Injil!
( Karena itu, lewat doa syafaat kita dapat melibatkan diri dalam penginjilan di antara suku-suku di Indonesia dan kita akan menghasilkan buah kekal! Mari kita menjadi orang yang mau memakai sebanyak mungkin waktu kita khusus untuk mendoakan/menggumuli penginjilan ini, supaya lebih banyak orang dan suku bangsa mau mengerti keselamatan dalam Kristus dan masuk ke dalam KERAJAAN TUHAN.