Rabu, 06 November 2013

Aimaq, Char of Afghanistan

 
Aimaq, Char of Afghanistan
The Char Aimaq were first known as the chahar (four) Eimaks (Mongolian for tribes), a designation recognizing its make-up of four major tribes: Taimani, Firozkohi, Timuri and Jamshidi. Never politically united, tribal alliances joined for protection against invaders. Aimaq are known as formidable warriors. Once nomadic peoples, they were forced by cycles of severe drought and war into semi-nomadic lives, traveling seasonally to graze decimated herds and/or subsisting as sedentary farmers and carpet weavers in mud-brick villages. Aimaq tribal customs remain stronger than Afghan nationalism, due in part to long-enjoyed independence and geographical distance from the central government in Kabul.
Ministry Obstacles
Afghanistan remains a dangerous place, especially for any kind of Christian witness.
Outreach Ideas
Pray that community leaders among the Aimaq Char may encounter Jesus in dreams and visions and that God will send workers who will tell them of the One they encountered.
Pray for the followers of Christ
If there are any Christian believers among the Char Aimaq they are quite few in number. They need prayer support for protection and to help them become firmly established in the mercy and grace of Jesus Christ. Pray the Lord will encourage them and sustain them. Pray for the new believers the Lord will soon call to himself.
Pray for the entire people group
Pray for peace in Afghanistan. Pray for stability, and for the government to become strong enough to maintain order.
Scripture Focus
"that all the peoples of the earth may know that the Lord is God; there is no one else." 1 Kings 8:60
 

People Name: Aimaq, Char
Country: Afghanistan
10/40 Window: Yes
Population: 299,000
World Population: 299,000
Language: Aimaq
Primary Religion: Islam
Bible: None
Online Audio NT: No
Jesus Film: No
Audio Recordings: No
Christ Followers: Few, less than 2%
Status: Unreached
Progress Level:
1.1

BULETIN DOA "OPEN DOORS" -- NOVEMBER 2013

BULETIN DOA "OPEN DOORS" -- NOVEMBER 2013

Jumat, 1 November 2013 -- Bangladesh

"Ayah saya sangat marah dan berkata tidak akan mengakui saya sebagai anaknya jika tidak mau kembali kepada agama Buddha," kata Sowmong. "Saya pikir tidak ada kesempatan baginya untuk kembali lagi." Sowmong adalah seorang mantan penganut agama Buddha yang telah kehilangan keluarganya karena mengikuti Yesus. Doakan agar ia tetap teguh berdiri dalam iman meskipun mengalami tekanan dari keluarganya. "Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman ...." (Mazmur 19:8) Open Doors sudah membagikan 3300 Alkitab ke gereja-gereja di Bangladesh. Kiranya mereka dapat menerima Alkitab tersebut dengan hati yang siap dipenuhi Kristus.

Sabtu, 2 November 2013 -- Maladewa

Sejak Maladewa dinyatakan sebagai negara Muslim, beberapa orang Kristen yang ada di sana berada dalam bahaya kehilangan kewarganegaraannya apabila diketahui oleh penguasa. Doakan kiranya orang-orang percaya ini menemukan ketenangan dan perlindungan dari Roh Kudus. Doakan terus pemimpin Maladewa, gerakan politik yang terjadi berdampak negatif bagi kekristenan. Doakan kiranya kuasa TUHAN dapat membuka pintu untuk memasukkan Injil ke daerah-daerah yang tertutup di Maladewa.

Minggu, 3 November 2013 -- Filipina Selatan

Perang suku di Mindanao sangat buruk sehingga orang percaya yang tulus terjebak di tengah-tengah konflik. "Sekarang ini, jika saudara datang dari arah desa kami, desa Sama, mereka, suku Tausugs, akan menyetop perahu saudara dan menanyakan identitas," ucap seorang SALAM. "Jika saudara berkata dari sini, ikut atau tidak saudara terlibat di dalam konflik, mereka akan membunuh saudara." Mintalah TUHAN memenuhi anak-anaknya dengan damai di tengah-tengah situasi ini. Mintalah hikmat agar penguasa lokal dapat menengahi peperangan antarsuku ini. SALAM dari suku Yakan dipaksa oleh pemimpin lokal dan saudara-saudara Muslim mereka meminta mereka meninggalkan Yesus Kristus. Doakan suku Yakan Kristen agar tetap teguh di dalam imannya dalam menghadapi tekanan masyarakat.

Senin, 4 November 2013 -- Bhutan

Gereja di Bhutan sedang menghadapi isu perpecahan, kurangnya pemimpin terlatih, dan kekurangan bahan-bahan ajaran dalam bahasa setempat. Gereja punya kecenderungan hanya dalam kesembuhan dan mukjizat. Doakan agar gereja di Bhutan memperhatikan pertumbuhan rohani dan kesatuan di dalam Kristus. Meskipun orang Kristen Bhutan diizinkan beribadah di rumah mereka, namun beribadah di tempat-tempat non-Buddhist sembahyang tetap dilarang oleh penguasa. Doakan agar kebebasan gereja di Bhutan terus bertumbuh.

Selasa, 5 November 2013 -- Myanmar

Doakan Nyein, perempuan Kristen yang ditahan karena menolong orang Muslim Rohingya. Nyein merasa iba kepada mereka dan mengundang mereka untuk makan di rumahnya. Ia ditahan dengan tuduhan berkhianat dan dihukum 3 tahun penjara. Meskipun dipenjara, doakan Nyein agar terus bertahan dalam iman dan tetap percaya kepada kebesaran TUHAN.

Rabu, 6 November 2013 -- Myanmar

Stephen, seorang percaya yang memulai gereja rumah di Myanmar Tengah, bercerita, "Gereja bertumbuh dan kami membaptis ratusan orang percaya baru selama 13 tahun ini." Dari tujuh orang percaya, gereja rumah milik Stephen kini beranggotakan dua ratus orang. Puji Tuhan untuk pertumbuhan jemaat ini. Berdoalah agar gereja ini menjadi garam dan terang di komunitas mereka sehingga TUHAN menambahkan jumlah mereka setiap harinya.

Kamis, 7 November 2013 -- Sri Lanka

Gereja-gereja pedesaan di Sri Lanka yang dibina oleh pekerja-pekerja Kristen yang belum menerima pelatihan yang cukup. Mereka sering kali menjadi korban dalam penganiayaan yang terorganisir, dan mereka dipersiapkan untuk menghadapi tekanan. Doakan program SSTS agar dapat memampukan mereka menghadapi penganiayaan secara alkitabiah. "Para petani menolong keluarga saya dan gereja kami," kata Rebecca, petani bawang yang menerima modal usaha dari Open Doors. "Oleh karena itu, kami sudah bisa perpuluhan dan mendukung beberapa kegiatan di gereja kami. Di masa depan, saya akan menjahit kembali dan mendapatkan penghasilan. Saya ingin membeli empat mesin jahit." Puji TUHAN, untuk pertolongan-Nya di dalam kehidupan Rebecca. Kiranya ia tetap menjadi pelayan yang baik bagi kemuliaan TUHAN.

Jumat, 8 November 2013 -- Laos

Sementara kebebasan beragama sedang dalam proses pengesahan di konstitusi, orang percaya di Laos masih terhambat oleh hukum yang dirancang untuk mengontrol bukannya memajukan kebebasan beragama. Kegiatan agama bisa "bebas" apabila sudah mendapat izin dari pemerintah. Berdoalah kiranya supaya orang percaya di Laos tetap kuat meskipun dirancang untuk ditekan dan terus berharap kepada Yesus.

Sabtu, 9 November 2013 -- Laos

Pelatihan Alkitab merupakan kesempatan langka bagi pemuda Kristen di Laos. Dalam beberapa tahun ke depan, mereka ini akan menjadi pemimpin di dunia industri dan apa pun pekerjaan yang mereka pilih. Dan, mereka akan menjadi pembawa Injil di bidang mereka masing-masing. Doakan agar para pemuda ini dapat tumbuh di dalam TUHAN sehingga mereka berbuah kebenaran dan membawa kemuliaan bagi TUHAN.

Minggu, 10 November 2013 -- Vietnam

Open Doors mensponsori pembekalan pernikahan, hubungan yang alkitabiah bagi enam puluh pendeta dan istri-istri mereka. Doakan agar pernikahan mereka bisa menjadi contoh bagi jemaat.

Senin, 11 November 2013 -- Vietnam

"Saya menikmati gambar-gambar Alkitab. Saya sangat senang ketika menerimanya. Saya selalu membaca dua sampai tiga kisah setiap harinya. Saya selalu mengundang teman-teman saya untuk bergabung dengan kelompok kami," kata Van, penerima Alkitab Anak. "Saya selalu membawa Alkitab ke sekolah. Jika teman sekelas ingin meminjamnya, saya pinjamkan sehingga teman-teman ingin membaca dan kenal TUHAN lebih lagi." Puji TUHAN atas pemberian 35000 Alkitab bergambar, tahun lalu.

Selasa, 12 November 2013 -- Nepal

Jumlah orang Kristen di Nepal hanya 2% dari populasi penduduk. Orang-orang ini terus-menerus diburu oleh keluarga mereka untuk menjatuhkan iman mereka dan kembali kepada agama lama. Doakan orang-orang Kristen Nepal agar menjadi saksi hidup bagi anugerah TUHAN meskipun mereka minoritas. Beberapa gereja di dataran tinggi Nepal bertemu secara rahasia. Doakan agar TUHAN melindungi mereka ketika mereka bersekutu, belajar firman Tuhan. Doakan agar pertemuan rahasia mereka menjadi tempat yang penuh kasih dan belajar.

Rabu, 13 November 2013 -- India

Doakan Proyek Pemberantasan buta huruf orang dewasa di Jhabua, Narayanpur (Chhattisgarh) dan Dindori (Madhya Pradesh). Berdoalah untuk para pengajar kursus ini dan peserta yang ikut belajar.

Kamis, 14 November 2013 -- India

Pemilihan anggota DPR (Lok Sabha) biasanya dilaksanakan setiap lima tahun atau kapan saja dibubarkan oleh Presiden. DPR periode sekarang akan berakhir pada 31 Mei 2014. Pemilu akan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan India (ECI) dan umumnya dalam beberapa tahapan untuk hasil yang baik dan keamanan. Berdoalah agar ada persiapan yang penuh damai, dan dipilihnya pemimpin-pemimpin yang tepat.

Jumat, 15 November 2013 -- India

Penginjilan hampir tidak mungkin di wilayah yang sensitif soal agama di Jammu dan Kashmir. Berdoalah agar gereja menyadari peranan mereka dalam menyaksikan Yesus Kristus. Berdoalah juga untuk wilayah Himachal, Pradesh, yang mayoritas penduduknya beragama Hindu. Oleh karena itu, pertumbuhan kekristenan menjadi lamban.

Sabtu, 16 November 2013 -- India

Gadis-gadis Kristen menghadapi kesulitan dalam mencari pasangan yang seiman, berdoalah untuk masalah ini. Penolakan masyarakat merupakan bentuk penganiayaan yang utama, yang mereka alami. Berdoalah untuk pusat pelatihan menjahit di Nagpur (Maharashtra) dan Narayanpur (Chhattisgarh) agar para wanita tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi kebutuhan rohani mereka juga dipenuhi.

Minggu, 17 November 2013 -- Kazakhstan

Teruslah berdoa untuk Bakhytzhan Kyshkimbayev, pendeta dari gereja "Grace" di Astana yang masih dalam penyelidikan dengan tuduhan penyebab luka berat salah seorang jemaatnya. Bakhytzhan sudah dipindah dari Astana ke Almaty, untuk perawatan dan psikiater. Sebelum mereka memindahkannya ke Almaty, ia khawatir mereka akan "membuat dirinya mengalami schizophrenia dan mengurungnya di sana untuk waktu yang lama". Selagi ia berada di rumah sakit, berdoalah untuk Bakhytzhan dan kasus yang sedang dihadapinya. Doakan agar pemerintah membebaskan Bakhytzhan dan kasusnya ditutup.

Senin, 18 November 2013 -- Tajikistan

Berdoalah untuk para istri yang suaminya masih Muslim. Kebanyakan dari mereka mengalami penghinaan, pelecehan fisik/moral, dan bahkan sangat sering dipukuli oleh suami mereka. Beberapa dari mereka sudah menjadi biasa dan menanggung beban tersebut sendirian, bahkan tidak mau membicarakannya. Bahkan, sebagian tidak lagi memedulikan penderitaan karena imannya. Berdoalah untuk Mehriban Tojolova, Luda Sattarova, Umeda Rozanova, Guljan Shokirova.

Selasa, 19 November 2013 -- Turkmenistan

Vasiliy Korobov, pendeta gereja Baptist, mengadakan kamp untuk anak-anak Kristen sehingga mereka bisa berlibur, bersenang-senang, dan belajar firman Tuhan. Namun, kamp tersebut didatangi oleh Polisi dan lima belas orang aparat pemerintah yang melarang mereka melanjutkan kamp tersebut meskipun kamp tersebut sudah mendapat izin resmi. Baru-baru ini, Vasiliy ditahan berdasarkan undang-undang 205/1/4 (mengenai pertemuan keagamaan) dan ia didenda sekitar Rp 3.750.000-. Berdoalah untuk Vasiliy dan perlindungan untuk anak-anak yang ikut kamp tersebut.

Rabu, 20 November 2013 -- China (SUAR) and Kyrgyzstan

Berdoalah agar hubungan antara Uyghurs dan Chinese terus stabil setelah peristiwa kekerasan pada Juni 2013. Berdoalah untuk keamanan gereja di dalam suasana kebencian dan kekejaman yang terjadi.

Kamis, 21 November 2013 -- China (SUAR) and Kyrgyzstan

Berdoalah jugalah untuk wilayah selatan Kyrgyzstan, di lembah Fergana, di mana ketegangan dan tekanan antara orang Uzbeks dan orang Kyrgyz masih tinggi. Setelah peristiwa kekerasan pada Juni 2010, ada lebih dari empat ratus orang kehilangan nyawanya karena ketegangan etnis di bagian negara ini, yang digambarkan sangat berbahaya. Berdoalah untuk keselamatan keluarga misionaris asing dan beberapa gereja lokal agar mereka bertindak hati-hati.

Jumat, 22 November 2013 -- Semenanjung Arab

Dalam berinteraksi dengan orang-orang percaya melalui internet, Anwar mengaku dengan iman di dalam Kristus dan menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sungguh-sungguh orang percaya. Berdoalah untuk persekutuan di sekitarnya yang hingga kini tidak diketahui. Kiranya hubungannya dengan Tuhan terus tumbuh. Setelah beberapa tahun berhasrat lebih mengenal Yesus, Mahmood mendengar dua orang percaya berdiskusi mengenai iman mereka di sebuah kafe. Ia mengikuti mereka ke lokasi lain, mengadakan percakapan yang panjang dengan mereka, dan akhirnya memberi dirinya bagi TUHAN. Doakan agar keputusan yang dibuatnya untuk masa depannya, dan orang-orang lain seperti dirinya yang masih menunggu mendengar tentang Yesus. Ahmed berbicara kepada teman Kristennya tentang mimpinya mengenai Bait Suci Perjanjian Lama. Doakan agar pintu-pintu dibukakan, melalui mimpi dan yang lainnya, Tuhan membukakan pesan Alkitab kepada Ahmed, melalui standar PL, kepada Yesus Kristus. Doakan seorang gadis yang bertemu dengan orang percaya yang menanyakan banyak pertanyaan. Ia membaca buku yang diterimanya dari mereka, tetapi ia tidak memercayai isinya. Ia akan terus membaca dan bertanya dan suatu hari nanti, ia akan percaya kepada Yesus.

Sabtu, 23 November 2013 -- Oman

Terpujilah Tuhan untuk berkat yang melimpah dan banyaknya kesempatan di Oman. Kiranya firman Tuhan bebas diberitakan dan dimuliakanlah TUHAN.

Minggu, 24 November 2013 -- Iran

Terpujilah Tuhan untuk dua orang SALAM yang memutuskan mengikuti Yesus setelah bertemu beberapa kali dengan seorang penginjil di taman. Setelah nonton film Yesus melalui TV satelit, seorang gadis muda memutuskan mengikut Yesus dan menjadi orang percaya. Terpujilah Tuhan untuk pertobatannya. Doakan agar ada kesempatan untuk dimuridkan. Ia lebih baik terisolasi daripada ditolak oleh keluarganya. Doakan juga Mostafa Bordbar yang dipenjara sejak Natal 2012 dan dihukum oleh Pengadilan Revolutioner di Teheran selama sepuluh tahun penjara. Ingatlah juga Ebrahim Firouzi yang dipenjarakan oleh Pengadilan Revolutioner di Robat-Karim selama satu tahun, dan selama dua tahun diusir ke daerah perbatasan negara. Ia bersalah karena kegiatan penginjilan yang dianggap melawan rezim Iran. Doakan juga mereka yang bersamanya di dalam penjara, baik pria maupun wanita.

Senin, 25 November 2013 -- Israel dan Teritorial Palestina

Doakan untuk program pemuridan Lech Lecha ke-16 yang akan diadakan dari bulan Oktober sampai Desember. Beberapa remaja Kristen Israel, yang baru menyelesaikan wajib militer mereka, mengikuti program ini untuk 3 bulan lamanya. Berisi Bible study, melayani tubuh Kristus secara praktis, persekutuan, saat-saat refleksi, dan membangun hubungan pribadi mereka dengan Tuhan Yesus. Doakan juga pemuda Messianic yang harus meninggalkan zona nyaman mereka, believers -- keluarga, jemaat, sahabat -- ikut tentara Israel. Doakan untuk perlindungan mereka secara fisik, mental, dan rohani. Mereka dapat membuat perubahan melalui tingkah laku mereka. Berdoalah untuk orang Kristen di Gaza, secara umum para pemimpinnya, agar menerima hikmat dan visi yang jelas melalui Roh Kudus, mengenai apa yang penting untuk Kerajaan Surga.

Selasa, 26 November 2013 -- Israel dan Palestina

Doakan program pelatihan yang ditawarkan oleh BBC dan Olive Branch pada semester mendatang dengan dukungan dari Open Doors. Pelatihan ini akan diadakan di Bethlehem dan di Galilea. Salah satu pelatihannya mengenai pernikahan, dan Berdiri Teguh di Tengah Badai (SSTS), dan juga tentang Trauma Debriefing. Kiranya para peserta diperkaya dengan pengetahuan yang mereka dapatkan dan bisa menerapkannya ke dalam hidup dan pelayanan mereka.

Rabu, 27 November 2013 -- Aljeria

Agustus lalu, polisi menangkap seorang percaya. Aljeria ketat sekali memberlakukan peraturan mengenai pelarangan perkumpulan keagamaan selain Islam sehingga ini membatasi orang Kristen bersekutu. Tolong doakan kiranya orang Kristen tidak dipenjara karena mengadakan persekutuan atau didenda mengingat peraturan ini sudah diberlakukan.

Kamis, 28 November 2013 -- Aljeria

Beberapa kasus di pengadilan masih terbuka karena ketatnya undang-undang tahun 2006 tentang mengekspresikan keyakinan pribadi. Berdoalah agar ada akhir yang baik dari kasus-kasus tersebut dan berdoa juga kiranya peraturan tersebut sedikit diperlonggar untuk orang Kristen.

Jumat, 29 November 2013 -- Mauritania

Doakan untuk kedamaian dan rekonsiliasi antara suku Moors dan Black African Mauritanians. Pemisahan ini juga terlihat di antara orang percaya, dan sedikit sekali kemungkinan adanya kerja sama. Doakan ketidakstabilan baru-baru ini agar menjadi refleksi ketimbang kemarahan, dan introspeksi ketimbang mencari kambing hitam.

Sabtu, 30 November 2013 -- Mauritania

Beberapa lembaga pelayanan asing ingin sekali mengirim pekerjanya untuk membantu gereja lokal. Doakan orang yang mereka utus dan hikmat dari TUHAN ketika mereka bertemu orang-orang percaya yang menyembunyikan identitas mereka.

Crisis Escalates for Cyclone Victims in India

Crisis Escalates for Cyclone Victims in India


October 30, 2013
Thousands of coastal homes were seriously damaged or destroyed by Cyclone Phailin in mid-October. Cleanup efforts are underway, but rebuilding will take time and many families have no place to go.
Several ministries in eastern India assisted by Christian Aid report staggering needs as they seek to help victims of Cyclone Phailin. The situation has become critical for hundreds of thousands who remain homeless and destitute.
Two weeks after the superstorm washed away homes and destroyed crops, misery continues for residents of coastal areas in the most severely affected states of Odisha and Andhra Pradesh. Conditions worsened over the weekend when another storm dropped three days of heavy rain on districts still reeling from the devastation of Phailin.
One ministry leader in Andhra Pradesh described the plight of the people as “pitiable” and appealed for an immediate response to the disaster:
“I have received call after call from pastors, missionaries, and evangelists that the rains have been unprecedented [compared to anything we have experienced] the past 30 years. Bridges have been cut off and washed away. More than 80 villages in Prakasam district have been marooned and lost communications with the outside world. Rice, soybeans, cotton, corn and a few other crops due to be harvested are ruined. Over 95,000 acres of agricultural produce has been devastated and the farmers who are new believers are crying out for help.”
“A good number of our missionaries have lost all their belongings in Karimnagar, Nalgonda and Warangal districts. They have no food, clothing, shelter, medical help, cell phones, or transportation. Literally everything has been lost in the floods and severe rains. The government’s help is not reaching Christian brothers and sisters because other groups are given priority, having the contacts and the favor of the political leaders who are from a majority religious community. It is now our responsibility to meet the critical needs of our people who are in VERY DESPERATE NEED OF HELP.”
The Category 4 cyclone affected an estimated 20 million people in India. Loss of life was minimal, however, as the government ordered the evacuation of nearly one million residents in anticipation of the storm.
As floodwaters receded, families left inland shelters and returned to find their homes and entire villages wrecked with little to salvage. Recovery efforts and restoration of electricity have been slowed by miles of washed out roads.
Recent torrential rain added insult to injury when structures partially damaged by the cyclone became inundated a second time. Impoverished Christian families living in the Nalgonda district lost their thatch huts and have nowhere to go.
With little to eat for days, this group of women enjoyed the lunch provided by a Christian Aid-assisted ministry.
In Odisha, some 12 million people were impacted and 17 out of 30 districts sustained serious damage in the aftermath of Phailin. One of our ministry partners has targeted 30 of the hardest hit villages near Gopalpur for emergency relief. Much-needed items include food, medicine, clothing, blankets, plastic sheeting to make temporary shelters, kerosene oil, and matches.
Food packages are being assembled that include 5 kilograms of rice, 1 kilogram of lentils, 1 kilogram of cooking oil, curry powder, and salt packets.
Because of poor sanitation and polluted drinking water, the Odisha ministry leader expressed concern over potential outbreaks of disease. Water purification tablets are also among their most pressing needs.
“Urgently we need resources and emergency materials for the vast number of victims awaiting aid,” he said. “The disaster response work by the government and other organizations needs more outside partners to work together to address the severity of this ongoing calamity. We need to unite to restore the living conditions of the people, before conditions become further aggravated.”
Local believers who lost everything in the cyclone and latest flood event need our prayers and financial assistance to rebuild their lives. The cost to provide food, water, and other essentials for one family for a week ranges in price from $50 to $100. Christian Aid has already sent $10,000 to assist ministries in India in their disaster relief efforts, but much more is needed during this critical recovery phase.
Use the form below to contribute online to help cyclone victims in India. Or call 434-977-5650 to contribute by phone. If you prefer to mail your gift, please mail to Christian Aid, P.O. Box 9037, Charlottesville, VA 22906. Please use Gift Code: 600 DIS. Thank you!

Pray for Persecuted Believers Around the World

Pray for Persecuted Believers Around the World


Christian Aid Mission is asking believers to pray for our brothers and sisters around the globe who face harassment, imprisonment, and even death because of their faith in Jesus Christ.
While persecution is an ongoing reality in many parts of the world, the problem has received greater attention this year from secular media who reported malicious attacks on Christians in places like Egypt, Pakistan, and Nigeria.
The International Day of Prayer for the Persecuted Church is designated for Sunday, November 3. The annual initiative encourages Christians to set aside time to remember and pray for fellow believers who endure great adversity for the sake of the gospel.
Indigenous ministries assisted by Christian Aid Mission work on the frontlines in many of these difficult and dangerous areas. Some of their missionaries have been directly impacted by acts of violence and, in some instances, gave the ultimate sacrifice so that they may “finish [their] race with joy, and the ministry which [they] received from the Lord Jesus, to testify to the gospel of the grace of God” (Acts 20: 24b, NKJV).
Click on the country links below the map for seven stories of persecution and a list of prayer needs. These examples reveal some of the challenges our ministry partners, their missionaries, and local believers confront as they faithfully follow the Lord Jesus and seek to fulfill the Great Commission to the ends of the earth.

Kamis, 31 Oktober 2013

Bedouin, Gafsa of Tunisia

 
Bedouin, Gafsa of Tunisia
Bedouin society is organized on blood ties. The nuclear family forms the first level. Then comes a broader concept of family, uncles, cousins, etc. Beyond this are the clan and finally the tribe, with possible confederations of tribes. The honor and dishonor of an individual are shared by his family or his tribe, which can lead to large celebrations, or ruthless reprisals. The size of the tribes varies widely, from a few thousand to several hundred thousand. Each clan, tribe, or confederation recognizes the authority of a sheikh. This is not a leader, but a wise man. The camel is the most prestigious animal in a Bedouin herd. However, the camel has lost much of its value because of modern transportation, and this has been a factor in the gradual abandonment of traditional Bedouin lifestyles.
Ministry Obstacles
To dishonor ones' family, clan, or tribe is a serious offense, and following Jesus will surely invite dishonor.
Outreach Ideas
Pray for Gospel radio to widely penetrate the land of the Bedouin tribes, and pray the Bedouin will find these broadcasts and be given a desire to carefully listen. Pray they will understand the broadcasts.
Pray for the followers of Christ
Please pray for the few Gafsa Bedouin who are followers of Jesus Christ, that they will honor the Lord by living holy lives.
Pray for the entire people group
Pray the Bedouin tribes of Tunisia will see the importance of educating their children well. Pray also for pure drinking water, and for improved medical care.
Scripture Focus
"Now it will come about that In the last days, The mountain of the house of the Lord will be established as the chief of the mountains, And will be raised above the hills; And all the nations will stream to it." Isaiah 2:2
 

People Name: Bedouin, Gafsa
Country: Tunisia
10/40 Window: Yes
Population: 35,000
World Population: 35,000
Language: Arabic, Algerian Saharan Spoken
Primary Religion: Islam
Bible: None
Online Audio NT: No
Jesus Film: Yes
Audio Recordings: Yes
Christ Followers: Few, less than 2%
Status: Unreached
Progress Level:
1.1


Rabu, 30 Oktober 2013

Banjara, Hindu of India

 
Banjara, Hindu of India
The Banjara are the largest gypsy group in India and are known as the root gypsies of the earth. Gypsies began traveling from India to different regions of Europe hundreds of years ago. Although we usually associate the word "gypsy" with bands of fortune tellers traveling in colorful caravans from place to place, this is no longer the case with the Banjara. Most have settled down to farming and raising cattle or grain. However, there are still some who beg, sing and wear special make-up while begging in the name of a specific deity. The Banjara love music, playing folk instruments and dancing. Some Banjar are acrobats, magicians, tricksters, story-tellers, and fortune-tellers. Banjara families are closely knit, having minimal relationships with other castes.
Ministry Obstacles
Gypsies have a history of moving frequently, making it difficult for children to obtain a good education. The literacy rate is probably quite low among the Banjara.
Outreach Ideas
Pray for the growing body of Christians among the Banjara to become mature enough in the faith to take the Gospel to the remainder of their community. They need disciplers to help with this.
Pray for the followers of Christ
The Lord is at work among the Banjara community, and there is a growing body of Christian believers among them. Please pray these believers will grow deeply in understanding and application of God's Word, and will have a heart to share what they are learning with family and friends.
Pray for the entire people group
Please pray this traditionally gypsy community will completely leave their former lifestyle of being somewhat dishonest and immoral. Pray they will lose all interest in deeds of darkness.
Scripture Focus
"Now go out to the street corners and invite everyone you see." Matthew 22:9
 

People Name: Banjara, Hindu
Country: India
10/40 Window: Yes
Population: 5,754,000
World Population: 5,754,000
Language: Lambadi
Primary Religion: Hinduism
Bible: New Testament
Online Audio NT: No
Jesus Film: Yes
Audio Recordings: Yes
Christ Followers: Few, less than 2%
Status: Unreached
Progress Level:
1.1

Selasa, 29 Oktober 2013

Bhangi, Hindu of Bangladesh

Bhangi, Hindu of Bangladesh
The Bhangi are a Scheduled Caste, and were traditionally associated with scavenging, sweeping, basket-making, etc. Their women are considered equal in family matters, participate on an equal footing in social and religious matters, and contribute to the family income. A few of the Bhangi living in cities are educated. Hanuman, Chamunda, Ambamata, and other gods and goddesses are regularly worshipped. Many of the Bhangi are followers of Kabir, Ramanandi, Nanak, etc.
Ministry Obstacles
Spiritual opposition to the Gospel is always an issue, perhaps especially so in South Asia. Much prayer is needed to withstand spiritual opposition.
Outreach Ideas
There are a few reported Christian believers in this group in Bangladesh. And in India, there are a number of believers in this community. Perhaps Christians in the Bhangi community in India will be led by God's Spirit to help their brethren in Bangladesh. Pray to this end.
Pray for the followers of Christ
Pray that the few believers among the Bhangi will have access to scripture in both printed and audio form. Pray they will be given a hunger for God's Word.
Pray for the entire people group
Pray for this low caste community, that their education level will rise in the future, and that they will find adequate employment opportunities.
Scripture Focus
"All the ends of the earth will remember and turn to the Lord, and all the families of the nations will worship before You." Psalm 22:27


People Name: Bhangi, Hindu
Country: Bangladesh
10/40 Window: Yes
Population: 9,400
World Population: 4,768,000
Language: Bengali
Primary Religion: Hinduism
Bible: Complete
Online Audio NT: Yes
Jesus Film: Yes
Audio Recordings: Yes
Christ Followers: Few, less than 2%
Status: Unreached
Progress Level:
1.1